Dokter Perempuan Tewas Misterius di Kamar Terkunci, Tangan Terikat dan Mulut Disumpal

/ Minggu, 22 Maret 2026 / 12.58.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | GAYO LUES – Warga Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, digegerkan dengan penemuan jasad seorang dokter perempuan berinisial S.H. di dalam rumahnya, Sabtu (21/3/2026). Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar lantai dua dengan pintu terkunci, dan diduga menjadi korban tindak kekerasan.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, Norman, sekitar pukul 10.55 WIB. Ia sebelumnya datang ke rumah korban pada pukul 09.30 WIB untuk bersilaturahmi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Saat tiba, Norman melihat pintu belakang rumah dalam kondisi sedikit terbuka dan mencoba memanggil korban, namun tidak mendapat respons.

Merasa curiga, Norman kemudian masuk ke dalam rumah dan melakukan pencarian. Namun korban tidak ditemukan di lantai bawah. Saat naik ke lantai dua, ia mencium bau menyengat yang berasal dari salah satu kamar.

“Di depan kamar, pintu dalam keadaan terkunci dari luar dan kunci masih tergantung. Setelah saya buka, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Norman.

Tim Inafis Polres Gayo Lues yang dipimpin Kasatreskrim langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSU Muhammad Ali Kasim (RSUMAK) Gayo Lues guna keperluan visum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 5 hingga 7 hari sebelum ditemukan. Dokter dari Puskesmas Blangkejeren, dr. Witono, menyebut kondisi jasad korban saat ditemukan sudah mulai membusuk.

Hasil pemeriksaan medis juga mengungkap adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Mulut korban ditemukan dalam kondisi tersumpal kain menyerupai jilbab berwarna hitam, kedua tangan terikat ke belakang menggunakan kabel, serta terdapat luka di bagian pinggang kiri yang diduga akibat benda tajam.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasatreskrim IPTU Muhammad Abidinsyah, S.H., M.H., mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut.

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi. Saat ini kami fokus mengungkap pelaku dan motif kejadian,” ujarnya.

Dari keterangan saksi, diketahui tiga hari sebelum penemuan, Norman sempat mengantarkan paket milik korban dan meletakkannya di tangga rumah. Paket tersebut masih berada di lokasi yang sama saat korban ditemukan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif aparat kepolisian. (PS/AZHARI) 


Komentar Anda

Terkini: