POSKOTASUMATERA.COM-PALAS-Pemerintah Kabupaten Padang Lawas melalui Dinas Kesehatan menghimbau agar masyarakat WASPADA dengan Penyakit Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), khususnya Penyakit Campak.
Masyarakat Kabupaten Padang Lawas yang kami hormati, berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI per Maret 2026 telah terjadi 8.716 kasus Campak di seluruh wilayah Indonesia. Untuk Kabupaten Padang Lawas di tahun 2025, ditemukan 10 kasus Campak dan 2 kasus Rubella.
Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular, terutama pada anak yang belum mendapatkan Imunisasi Lengkap. Satu orang dapat menularkan ke dua belas hingga delapan belas orang lain yang tidak punya kekebalan.
"Oleh karena itu, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pada saat libur Lebaran ini untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penularan Campak dengan mengurangi aktivitas membawa anak – anak ketempat keramaian dan pastikan anak – anak kita mendapatkan Imunisasi Campak atau Imunisasi Measles-Rubella (MR) baik pada saat usia bayi, baduta dan anak sekolah," ujar Amelia Roitona Nasution.
Apabila ditemukan gejala seperti demam tinggi, ruam kemerahan pada kulit, serta gejala penyerta seperti batuk, pilek, mata merah dan sakit tenggorokan kadang disertai dengan diare segera periksa ke Fasilitas Kesehatan agar dapat ditangani dengan cepat.
Mari bersama – sama kita cegah penyebaran campak demi melindungi kesehatan anak – anak dan seluruh masyarakat Kabupaten Padang Lawas dengan melengkapi Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), Imunisasi Baduta Lengkap (IBL) dan Imunisasi Anak Sekolah Lengkap (ISL) Ditano Adat Digomgom Ibadat, Kabupaten Padang Lawas Maju. (PS/SAHAT)