POSKOTASUMATERA.COM- HUMBAHAS,- Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan. Melalui Dinas Sosial, bantuan sosial berupa kebutuhan permakanan disalurkan kepada keluarga korban rumah tertimpa pohon di dua kecamatan, yakni Pakkat dan Parlilitan, pada Senin (23/3/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah atas bencana yang menimpa warga di Desa Siambaton Pahae, Kecamatan Pakkat, serta Desa Sihotang Hasugian Tonga, Kecamatan Parlilitan.
Peristiwa pertama terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, ketika sebuah pohon besar tumbang dan menimpa rumah milik Mailam Tumanggor di Kecamatan Pakkat. Akibat kejadian tersebut, rumah mengalami kerusakan berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, kejadian serupa juga menimpa rumah milik Rusminta Manullang di Desa Sihotang Hasugian Tonga, Kecamatan Parlilitan, pada Minggu, 22 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Rumah korban juga mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang. Syukurnya, seluruh penghuni rumah selamat tanpa mengalami luka.
Pasca kejadian, pemerintah desa bersama masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Warga yang terdampak segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, masyarakat secara gotong royong melakukan pemotongan pohon tumbang serta membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan.
Bupati Humbang Hasundutan, , melalui Kepala Dinas Sosial, Rambe Mardongan Manalu, turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat dan meringankan beban warga yang terdampak.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (PBS) Ober Munthe, Camat Parlilitan, kepala desa setempat, serta unsur dari Koramil Parlilitan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang terjadi. Ia juga mengingatkan bahwa bencana alam merupakan hal yang tidak dapat diprediksi, sehingga masyarakat diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di wilayah rawan pohon tumbang.
“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu waspada. Kami berharap keluarga yang terdampak tetap sabar dan kuat dalam menghadapi cobaan ini. Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan,” ujarnya.
Melalui bantuan yang diberikan, diharapkan kebutuhan dasar korban dapat terpenuhi untuk sementara waktu, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antarwarga di tengah situasi sulit.
Peristiwa ini juga menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong masyarakat Humbang Hasundutan, yang dengan sigap bahu-membahu membantu sesama tanpa pamrih, menunjukkan bahwa di tengah musibah, semangat kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama.
(PS/B.Nababan)


