POSKOTASUMATERA.COM-TAPUT,- Wakil Bupati Tapanuli Utara, , menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten dalam memperkuat disiplin aparatur dan memastikan setiap program pembangunan berjalan berkualitas serta tepat sasaran. Penegasan itu disampaikan saat memimpin Apel Gabungan di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (2/3/2026).
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berintegritas. Menurutnya, ketepatan waktu, tanggung jawab, serta konsistensi dalam menjalankan tugas adalah cerminan kualitas birokrasi yang sesungguhnya.
“Disiplin adalah kunci utama. Tanpa disiplin, pelayanan publik tidak akan berjalan optimal dan kepercayaan masyarakat bisa menurun,” tegasnya di hadapan para pimpinan perangkat daerah dan staf.
Ia mengingatkan bahwa ASN bukan sekadar pelaksana administrasi, tetapi garda terdepan pelayanan publik. Oleh karena itu, setiap aparatur dituntut bekerja dengan orientasi hasil, bukan sekadar rutinitas. Evaluasi kinerja, pengawasan internal, dan budaya kerja kolaboratif harus terus diperkuat agar birokrasi semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain aspek kedisiplinan, Wakil Bupati juga menaruh perhatian serius pada kualitas perencanaan pembangunan. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi harus memberikan dampak nyata, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti perencanaan pembangunan drainase desa agar memperhatikan kajian teknis yang matang, termasuk kemiringan saluran, daya tampung air, dan dampak lingkungan sekitar. Menurutnya, kesalahan perencanaan dapat berujung pada genangan air yang justru merugikan warga.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung perlunya evaluasi terhadap pembangunan fasilitas desa wisata yang belum sepenuhnya didukung kesiapan utilitas dasar seperti ketersediaan air bersih, jaringan listrik, dan akses jalan yang memadai. Ia menegaskan bahwa pembangunan sektor pariwisata harus terintegrasi dengan infrastruktur pendukung agar benar-benar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Ke depan, setiap pembangunan harus berbasis kesiapan teknis yang komprehensif, didukung semangat gotong royong masyarakat, serta koordinasi lintas perangkat daerah. Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang kuat, hasil pembangunan akan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Apel gabungan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam membangun birokrasi yang disiplin, transparan, dan berorientasi pada pelayanan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara optimistis, dengan sinergi dan integritas seluruh jajaran, kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah akan semakin meningkat.(PS/EN)
