POSKOTASUMATERA.COM-MEDAN-Aksi kriminal jalanan kembali mencoreng rasa aman warga di Kecamatan Medan Marelan. Seorang ibu rumah tangga bernama Juliana menjadi korban pembegalan brutal yang terjadi pada siang hari, Rabu (15/04/2026), di kawasan Jalan Ileng. Peristiwa ini bukan hanya menyisakan luka fisik bagi korban, tetapi juga menimbulkan keresahan mendalam di tengah masyarakat yang semakin khawatir akan keselamatan mereka di ruang publik.
Insiden tersebut terjadi secara cepat dan terencana. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga mengincar korban karena mengira Juliana baru saja keluar dari kantor Pegadaian dengan membawa uang. Namun dugaan itu keliru. Faktanya, korban baru saja mengantar anaknya ke sekolah sebelum peristiwa nahas itu terjadi.
Dalam aksi keji tersebut, pelaku yang menggunakan senjata tajam langsung menyerang korban tanpa banyak bicara. Juliana mengalami luka sabetan dan harus merelakan tas miliknya dibawa kabur oleh pelaku. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu sempat memberikan pertolongan, sementara pelaku melarikan diri dengan cepat.
Yang membuat peristiwa ini semakin menyita perhatian adalah adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diduga merekam jelas detik-detik aksi pelaku. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu kunci penting bagi aparat penegak hukum untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi aparat keamanan di wilayah tersebut. Masyarakat menilai, maraknya aksi begal di Medan Marelan menunjukkan adanya celah serius dalam pengawasan dan pencegahan kejahatan. Warga berharap pihak kepolisian, baik di tingkat Polsek maupun Polresta, segera bergerak cepat dan tegas untuk menangkap pelaku serta mengungkap jaringan di balik aksi kriminal ini.
Di sisi lain, penting untuk ditegaskan bahwa proses penegakan hukum harus tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Identitas pelaku hanya dapat dipastikan melalui penyelidikan resmi oleh pihak berwenang. Namun demikian, rekaman CCTV yang beredar diharapkan dapat mempercepat proses pengungkapan kasus ini.
Kejadian ini juga menjadi peringatan serius bagi semua pihak akan pentingnya peningkatan patroli rutin, pengawasan wilayah rawan, serta kerja sama antara masyarakat dan aparat dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Warga Medan Marelan kini menunggu langkah nyata. Bukan sekadar respons, tetapi tindakan konkret yang mampu mengembalikan rasa aman yang kian terkikis. Polisi diharapkan tidak hanya mengejar pelaku, tetapi juga membangun strategi jangka panjang untuk memutus mata rantai kejahatan jalanan yang terus berulang.
(PS/M.F/TIM)
