Bupati Aceh Tenggara Turun ke Desa Lauser, Dengar Keluhan Warga Usai Aksi Blokir Jalan

/ Jumat, 03 April 2026 / 21.07.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, mendatangi langsung masyarakat Desa Lauser, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, untuk mendengarkan keluhan warga pasca aksi pemblokiran jalan yang sempat terjadi, Jumat (03/04/2026). 

Aksi tersebut dipicu kekecewaan masyarakat terkait data penerima bantuan rumah serta Dana Tunggu Hunian (DTH) yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Dalam kunjungannya, H. M. Salim Fakhry berdialog langsung dengan warga yang menyampaikan berbagai aspirasi dan keberatan. Masyarakat menilai proses pendataan bantuan tidak transparan dan diduga banyak penerima yang tidak tepat sasaran.

Salah satu warga, Padila Wati, menyampaikan langsung keluhannya di hadapan Bupati. Ia menegaskan bahwa data penerima bantuan tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

“Kami hanya ingin keadilan, data yang ada tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan evaluasi dan verifikasi ulang terhadap data penerima bantuan. Ia memastikan bantuan rumah maupun DTH harus tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

 “Kita akan cek kembali seluruh data. Jika ada yang tidak sesuai, tentu akan kita perbaiki agar bantuan ini tepat sasaran,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi Sekretaris Daerah Yusrizal, Kapolres Aceh Tenggara, Dandim 0108/Agara, Camat Ketambe, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perhubungan, serta unsur Forkopimda dan masyarakat Desa Lauser.

Di sela-sela kegiatan, awak media yang turut mendampingi rombongan menyampaikan pantun sebagai bentuk harapan agar persoalan yang dihadapi masyarakat segera terselesaikan:

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di Desa Lauser, serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam penyaluran bantuan pasca bencana. (PS/ASP) 


Komentar Anda

Terkini: