Tak Sekadar Bina Fisik! Lapas Kutacane “Suntik” Iman WBP Lewat Kebangkitan Rohani

/ Rabu, 15 April 2026 / 21.50.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | KUTACANE — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kutacane kembali menunjukkan komitmennya dalam membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), tak hanya dari sisi keterampilan, tetapi juga menyentuh sisi paling dalam: spiritual dan keimanan, Rabu (15/04/2026). 

Melalui kegiatan kebangkitan rohani, Lapas Kutacane menggandeng GBKP Runggun Kutacane, Klasis Lau Balang, menghadirkan pelayanan ibadah yang dipimpin langsung oleh Vik. Brema Ekin Randalta Surbakti, S.Si-Teol. Suasana ibadah berlangsung khidmat, penuh penghayatan, dan diikuti WBP beragama Nasrani dengan tertib serta antusias.

Dalam khotbahnya, Vik. Brema menegaskan bahwa kebangkitan iman adalah kunci perubahan hidup. Ia mengajak para WBP untuk meninggalkan masa lalu, bangkit dari kesalahan, dan mulai menata masa depan yang lebih baik. “Pertobatan adalah awal dari kehidupan baru. Jangan berhenti berharap,” pesan yang menggugah pun disampaikan, menyentuh hati para peserta ibadah.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari jajaran Lapas Kutacane. Kasubsi Registrasi Mhd. Ardiansyah bersama staf turut hadir, memastikan pembinaan keagamaan berjalan maksimal sebagai bagian penting dari proses pemasyarakatan.

Program ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam lapas bukan sekadar formalitas. Lebih dari itu, ada upaya nyata membentuk karakter, membangun mental, serta menanamkan nilai-nilai moral dan keimanan kepada para WBP.

Dengan adanya kebangkitan rohani ini, diharapkan para WBP mampu bangkit secara batin, memperbaiki diri, dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih kuat, bertanggung jawab, serta memiliki arah hidup yang jelas.

Lapas Kutacane pun menegaskan, sinergi dengan pihak gereja akan terus diperkuat demi menghadirkan pembinaan yang menyeluruh—karena perubahan sejati dimulai dari hati. (PS/ASP) 


Komentar Anda

Terkini: