![]() |
| Ayah Wa Bupati Aceh Utara |
POSKOTASUMATRA.COM|ACEH UTARA— Tradisi meugang kembali menjadi momentum penuh makna bagi masyarakat Aceh dalam menyambut hari raya idhul Adha .Bupati Aceh Utara memberikan apresiasi terhadap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus dijaga masyarakat melalui tradisi turun-temurun tersebut.
Dalam suasana penuh syukur, kegiatan berbagi kebahagiaan meugang kepada masyarakat kembali dilaksanakan sebagaimana tradisi yang telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir. Momentum ini dinilai bukan hanya sekadar budaya memasak dan menikmati hidangan bersama keluarga, tetapi juga menjadi simbol kuatnya nilai persaudaraan di tengah masyarakat Aceh.
“Alhamdulillah, tradisi yang telah kami jalani sejak beberapa tahun terakhir kembali dapat kami laksanakan pada tahun ini. Dengan penuh rasa syukur, kami kembali membagikan kebahagiaan meugang kepada masyarakat sebagai bentuk kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur dalam menyambut hari besar Islam,” ungkap Ismail Ajalil,(Ayah Wa)
Bupati Aceh Utara menilai tradisi meugang memiliki nilai sosial yang sangat tinggi karena mampu mempererat silaturahmi dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya menjelang hari raya. Tradisi ini juga menjadi warisan budaya Aceh yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi muda.
![]() |
| Ayah Wa Dan Istri Tercinta |
Menurutnya, semangat berbagi dalam tradisi meugang mencerminkan kehidupan masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan. Pemerintah daerah pun berharap kegiatan seperti ini terus tumbuh sebagai bagian dari memperkuat keharmonisan sosial di Aceh Utara.
Dengan adanya kegiatan berbagi meugang tersebut, diharapkan masyarakat dapat menyambut hari raya dengan penuh suka cita serta keberkahan bagi seluruh masyarakat Aceh Utara.
Sejak malam hari, ribuan masyarakat telah memadati halaman rumah Ayah Wa untuk mendapatkan sedikit uang meugang yang dibagikan kepada warga menjelang hari raya. Antusias masyarakat terlihat begitu tinggi, bahkan banyak warga datang lebih awal demi dapat ikut merasakan kebahagiaan dalam tradisi tahunan tersebut.
Mulai dari anak-anak, ibu-ibu hingga orang tua tampak rela mengantre dengan tertib di tengah ramainya suasana. Tradisi berbagi uang meugang itu menjadi momen penuh kebersamaan dan kepedulian sosial yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahunnya.
Ayah Wa menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap masyarakat dalam menyambut hari besar Islam. Ia berharap apa yang diberikan dapat membantu warga serta membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi semua.
Suasana hangat dan penuh haru terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan silaturahmi di tengah masyarakat Aceh.(PS|IMAM)

