Cegah Stunting Sejak Dini, Kelurahan Aek Pining Posyandu Melati Hadirkan Kepedulian untuk Ibu dan Balita

/ Senin, 18 Mei 2026 / 12.17.00 WIB

Lurah Aek Pining Hendra Sakti Siregar Kordinasi Dengan  Bidan Kelurahan  

POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di Posyandu Melati, Lingkungan III depan Ayam kejar Kelurahan Aek Pining Kecamatan Batangtoru pada Senin (18/5/2026). Sejak pagi, para ibu tampak antusias datang membawa balita mereka untuk mengikuti pelayanan kesehatan rutin yang digelar kader posyandu bersama tenaga kesehatan kelurahan.


 Tidak sekadar pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi perhatian dan kasih sayang bagi tumbuh kembang anak-anak di lingkungan tersebut.

Dalam kegiatan itu, para ibu menyusui menerima makanan tambahan bergizi berupa susu, bubur, dan telur. Bantuan sederhana tersebut memiliki makna besar bagi keluarga, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi ibu dan balita. 


Di tengah meningkatnya perhatian terhadap persoalan stunting, langkah kecil seperti pemberian makanan tambahan dinilai mampu menjadi upaya nyata menjaga kesehatan generasi sejak dini.

Para kader Posyandu Melati terlihat aktif mendampingi warga yang hadir. Dengan penuh kesabaran, mereka membantu proses penimbangan balita, pencatatan perkembangan anak, hingga memberikan arahan kepada ibu-ibu muda mengenai pola makan sehat. Kehadiran bidan kelurahan yang ditugaskan puskesmas juga menambah semangat warga untuk lebih memahami pentingnya ASI eksklusif dan pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.


Di sela kegiatan, Ibu PKK desa, Ny. Puji Hendra Sakti, menyampaikan bahwa kesehatan anak berawal dari perhatian keluarga terhadap kebutuhan gizi sehari-hari. Menurutnya, seorang ibu memiliki peran besar dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Ia pun mengajak seluruh warga agar tidak menganggap remeh kegiatan posyandu karena dari tempat sederhana itulah pencegahan penyakit dan masalah gizi dapat dilakukan lebih awal.


Hal senada disampaikan Lurah Hendra Sakti Siregar yang mengapresiasi kekompakan kader kesehatan dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pelayanan posyandu. Ia menilai, posyandu bukan hanya tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga wadah membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Secara ilmiah, pemberian makanan tambahan kepada ibu menyusui memiliki manfaat penting dalam meningkatkan kualitas ASI dan menjaga daya tahan tubuh ibu maupun bayi. Telur mengandung protein tinggi yang membantu pertumbuhan jaringan tubuh anak, sementara susu kaya akan kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi. Bubur bergizi juga menjadi sumber energi yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian ibu dan balita.


Kegiatan Posyandu Melati menjadi gambaran bahwa pencegahan stunting tidak selalu harus dimulai dari program besar, tetapi bisa lahir dari kepedulian sederhana di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara kader kesehatan, pemerintah kelurahan, tenaga medis, dan warga, harapan menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas perlahan terus dibangun dari lingkungan terkecil.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: