POSKOTASUMATERA.COM – Asahan – Konflik di areal perkebunan milik PT BSP Tbk Kuala Piasa Estate, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, kembali memanas.
Setelah insiden penembakan terhadap dua petugas keamanan perusahaan, rumah dinas Estate Manager juga diserang dan dua unit sepeda motor dibakar oleh massa yang diduga kelompok penggarap lahan.
Manager Sosial & Security Legal (SSL) PT BSP Tbk Kisaran, Yudha Andriko, SH, mengecam keras rangkaian aksi kekerasan tersebut yang dinilai sudah melampaui batas dan mengancam keselamatan karyawan perusahaan.
“Setelah dari rumah sakit tadi malam, kami menuju Kantor Kuala Piasa Estate, " terangnya
Di sana kami menemukan adanya serangan dari kelompok penggarap dan dua unit sepeda motor yang berada di depan rumah Estate Manager Kuala Piasa sudah dibakar,” ujar Yudha, Selasa (19/5/2026).
Menurut Yudha, aksi pembakaran terjadi tidak lama setelah aparat Satreskrim Polres Asahan mengamankan terduga pelaku penembakan terhadap petugas keamanan perusahaan.
Ia menduga, kelompok penggarap lainnya melakukan aksi balasan dengan menyerang rumah dinas Estate Manager Kebun Kuala Piasa Divisi II dan melakukan pembakaran kendaraan.
“Sangat kami sesalkan dan kami kutuk keras tindakan brutal serta anarkis tersebut.
Akibat kejadian ini, beberapa karyawan perusahaan mengalami luka parah dan perusahaan juga mengalami kerugian material,” tegasnya.
Kronologi Kejadian Sebelumnya :
Sebelumnya, situasi mencekam terjadi di areal Kebun Kuala Piasa Divisi II, Desa Terusan Tengah, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, saat dua petugas keamanan perusahaan diduga ditembak orang tak dikenal (OTK) ketika melakukan patroli malam. Senin,(18/5/2026) sekira pukul 18.10 Wib
Peristiwa itu terjadi saat petugas keamanan perusahaan melakukan pengamanan rutin di area perkebunan yang selama ini disebut menjadi lokasi konflik dengan kelompok penggarap lahan.
Akibat penyerangan tersebut, dua satpam perusahaan mengalami luka tembak dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Insiden penembakan itu kemudian memicu peningkatan pengamanan di lokasi kebun.
Aparat kepolisian dari Polres Asahan bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan seorang terduga pelaku.
Namun, pasca penangkapan tersebut, situasi kembali memanas.
Sekelompok massa diduga mendatangi rumah dinas Estate Manager Kuala Piasa Divisi II dan melakukan aksi perusakan serta pembakaran dua unit sepeda motor yang terparkir di depan rumah dinas.
Yudha menegaskan, tindakan kelompok penggarap lahan di areal kebun Kuala Piasa Divisi II sudah tidak dapat ditoleransi lagi.
“Kami sudah mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian.
Kami berharap seluruh pelaku yang terlibat dapat ditangkap dan dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.
(PS/Joko)
