Kapolres Padangsidimpuan Edukasi Bahaya Narkoba di SMAN 4, Dorong Generasi Muda Bersinar Tanpa Narkotika

/ Senin, 18 Mei 2026 / 21.55.00 WIB

POSKITASUMATERA.COM-PADANGSIDIMPUAN-Kegiatan upacara bendera di SMAN 4 Padangsidimpuan pada Senin, 18 Mei 2026, berlangsung berbeda dan penuh makna. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna hadir sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada seluruh siswa dan tenaga pendidik. Kehadiran jajaran kepolisian menjadi bagian dari penguatan program preventif melalui Operasi Antik yang bertujuan menekan peredaran serta penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.


Dalam amanatnya, AKBP Dr. Wira Prayatna menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa karena dapat merusak kesehatan fisik, mental, hingga kehidupan sosial seseorang. Ia menjelaskan bahwa usia remaja menjadi kelompok yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan dan pergaulan negatif. Oleh sebab itu, sekolah dinilai memiliki peran strategis sebagai benteng pendidikan karakter sekaligus ruang pembentukan kesadaran hukum bagi pelajar.


Kapolres juga mengajak seluruh siswa untuk memahami dampak ilmiah dari penggunaan narkotika terhadap tubuh manusia. Menurutnya, zat adiktif dapat memengaruhi sistem saraf pusat, menurunkan kemampuan berpikir, mengganggu konsentrasi belajar, serta memicu gangguan psikologis seperti depresi dan kecanduan.


Bahkan dalam jangka panjang, penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan kerusakan organ vital dan meningkatkan risiko tindakan kriminal akibat hilangnya kontrol diri.

Dengan penuh semangat, beliau menyampaikan semboyan “Jauhkan Narkoba, Hilangkan Narkoba, dan Berantas Narkoba” sebagai ajakan moral kepada seluruh pelajar untuk menjadi generasi yang sehat dan produktif. Pesan tersebut disambut antusias oleh siswa-siswi yang mengikuti upacara dengan tertib dan penuh perhatian. Edukasi yang disampaikan secara langsung oleh aparat kepolisian diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih kuat mengenai pentingnya menjaga diri dari pengaruh narkotika.


Kepala SMAN 4 Padangsidimpuan, Rosnidah Siregar, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres beserta jajaran dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran siswa terhadap bahaya narkoba sejak dini. Ia berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan kondusif.


Selain memberikan pemahaman hukum, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi peserta didik agar memiliki keberanian menolak ajakan negatif di lingkungan pergaulan. Pendidikan anti narkoba dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga dan aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang turut menyebarkan semangat hidup sehat tanpa narkoba di tengah masyarakat.


Kegiatan upacara tersebut ditutup dengan harapan bersama agar seluruh siswa SMAN 4 Padangsidimpuan dapat menjadi generasi “Bersinar” atau Bersih dari Narkoba. Semangat kebersamaan antara sekolah, kepolisian, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. Dengan penguatan edukasi sejak dini, diharapkan para pelajar mampu menjaga masa depan mereka serta berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara.(PS/BERMAWI)




Komentar Anda

Terkini: