Reses III Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut Serap Aspirasi Warga Marancar Godang, Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat

/ Senin, 18 Mei 2026 / 16.29.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Kegiatan Reses III Tahun Sidang II 2025–2026 yang dilaksanakan Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sumatera Utara, H. Aswin Parinduri, berlangsung penuh antusias di rumah Ketua Fraksi Golkar DPRD Tapanuli Selatan, Andesmar Siregar, di Desa Marancar Godang, Kecamatan Marancar, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sumut VII yang meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas Utara, dan Kabupaten Padang Lawas.


Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hotdiana Lubis, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta doa yang dipimpin Sulaiman Lubis. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, kaum ibu, kepala desa, serta jajaran legislatif turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan partisipatif yang berbasis aspirasi masyarakat.



Dalam sambutannya, tokoh masyarakat Timbul Hasonangan Harahap dan Kepala Desa Ade Zonri Siregar menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara di tengah masyarakat. Mereka berharap kegiatan reses tidak sekadar menjadi agenda formalitas politik, tetapi benar-benar mampu menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan masyarakat, terutama infrastruktur pertanian, akses jalan, serta pemberdayaan ekonomi desa.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Tapanuli Selatan Zulkanaen Dalimunthe, Ketua DPRD Tapanuli Selatan H. Rahmad Nasution,Ketua Fraksi Golkar DPRD Tapsel Andes Mar Siregar S kom, unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan, para kepala desa, serta rombongan Fraksi Golkar Sumatera Utara. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.


Dalam pidatonya, H. Aswin Parinduri menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban moral sekaligus sarana mendengar langsung denyut kehidupan masyarakat. Menurutnya, jabatan legislatif adalah amanah yang harus diperjuangkan demi kepentingan rakyat. Ia menyoroti berbagai persoalan yang banyak disampaikan masyarakat, seperti kelangkaan pupuk, perbaikan jalan provinsi, drainase, irigasi pertanian, hingga pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas pendidikan generasi muda.


Selain pembangunan fisik, Aswin Parinduri  juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia. Ia mengajak masyarakat menjauhi narkoba dan judi online yang dinilai dapat merusak masa depan generasi muda. Menurutnya, anak-anak dari desa memiliki peluang besar untuk sukses apabila dibekali keterampilan, pendidikan, dan semangat kerja keras. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi bohong atau hoaks di media sosial serta terus menjaga budaya gotong royong sebagai kekuatan sosial masyarakat Tapanuli Selatan.


Pada sesi dialog, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan secara langsung. Ali Sakti Hutagalung dari Desa Aek Nabara meminta perhatian serius terhadap perbaikan jalan dan akses jalan provinsi. Nazaruddin Harahap dari Simaninggir berharap adanya bantuan pengembangan pertanian dan permodalan masyarakat. Sementara Sulaiman Lubis dari Marancar Godang mengusulkan bantuan fisik untuk perluasan Masjid Al-Ikhlas. Dari kalangan kaum ibu, Bidasari Harahap dan Tauduran Harahap mengusulkan perbaikan tali air menuju area persawahan Saba Rimba, termasuk rehabilitasi saluran irigasi sepanjang 400 meter. Aspirasi serupa juga disampaikan Ramlan Marbun terkait perbaikan tali air pertanian.


Menanggapi berbagai usulan tersebut, Andesmar Siregar S.Kom sebagai Ketua Fraksi Golkar  menjelaskan bahwa beberapa persoalan, khususnya terkait areal pertanian di bawah 500 hektare, menjadi kewenangan DPRD Kabupaten dan akan diprioritaskan dalam program pembangunan daerah. Selanjutnya 500 hektar keatas kewenangan provinsi. Ia berharap seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses dapat menjadi dasar perjuangan politik di parlemen demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Marancar Godang dan sekitarnya.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: