Sebelum Belajar, Santri Ponpes Mardhotillah Kumandangkan Al-Qur’an demi Perkuat Spiritual dan Karakter

/ Rabu, 13 Mei 2026 / 08.31.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Embusan angin pagi yang sejuk berpadu dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menciptakan suasana penuh ketenangan di Pondok Pesantren Mardhotillah, Lingkungan I Tano Ponggol, Kelurahan Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat. Sebelum memasuki ruang kelas, para santri dan santriwati tampak khusyuk membaca Al-Qur’an bersama-sama sebagai bagian dari tradisi pembinaan spiritual yang terus dijaga di lingkungan pesantren tersebut.


Aktivitas religius itu bukan sekadar rutinitas harian, melainkan bentuk pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini kepada para santri. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, Pondok Pesantren Mardhotillah memilih memperkuat pondasi akhlak dan spiritualitas sebagai bekal utama generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun teknologi.


Suara lantunan Al-Qur’an yang menggema setiap pagi menghadirkan nuansa damai dan menyejukkan hati. Para santri terlihat duduk rapi sambil membaca ayat demi ayat dengan penuh penghayatan. Momen tersebut menjadi waktu yang tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga membangun ketenangan jiwa sebelum memulai proses pembelajaran di kelas.


Selain tilawah Al-Qur’an, para guru turut memberikan arahan dan motivasi kepada santri sebelum belajar dimulai. Nasihat tentang pentingnya disiplin, menjaga adab, menghormati orang tua, serta semangat menuntut ilmu disampaikan dengan pendekatan yang humanis dan penuh kasih sayang. Hal itu menjadikan hubungan antara guru dan santri terasa lebih dekat layaknya keluarga besar di lingkungan pesantren.


Pimpinan Pondok Pesantren Mardhotillah, Pilhanuddin Hasibuan,LC mengatakan bahwa pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum belajar merupakan bagian dari upaya mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritualitas. Menurutnya, pendidikan pesantren harus mampu melahirkan insan yang berilmu sekaligus memiliki hati yang lembut dan berkarakter mulia.

Ia menambahkan, suasana belajar yang diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an mampu menciptakan energi positif di lingkungan pesantren. 

Kebiasaan tersebut dinilai dapat membantu santri lebih fokus, tenang, dan siap menerima pelajaran. Di sisi lain, pendekatan spiritual seperti ini juga menjadi benteng moral bagi generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan digital.


Keberadaan Pondok Pesantren Mardhotillah pun mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Banyak orang tua merasa tenang menitipkan pendidikan anak-anak mereka di pesantren karena tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlakul karimah. Dengan semangat pendidikan Islam yang humanis dan adaptif, pesantren ini terus berkomitmen melahirkan generasi penerus bangsa yang religius, berintegritas, serta mampu membawa manfaat bagi masyarakat di masa depan.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: