POSKOTASUMATERA.COM – ANGKOLA BARAT – Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia pendidikan Islam di Kabupaten Tapanuli Selatan. Ananda Satria, peserta didik TK IT Bina Insani Sialogo, Kecamatan Angkola Barat, berhasil menyelesaikan pembelajaran Iqro atau khatam Iqro pada usia dini. Capaian tersebut menghadirkan suasana haru dan kebanggaan bagi para guru, orang tua, serta seluruh keluarga besar sekolah karena menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman sejak masa kanak-kanak.
Keberhasilan ananda Satria tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan mengenal dan membaca huruf hijaiyah, tetapi juga mencerminkan tumbuhnya kecerdasan spiritual serta pembentukan akhlak mulia sejak usia emas anak. Dalam perspektif pendidikan modern, pengenalan Al-Qur’an sejak dini diyakini mampu membantu perkembangan kemampuan bahasa, daya ingat, konsentrasi, hingga kecerdasan emosional anak melalui proses pembelajaran yang terstruktur dan berkesinambungan.
Pimpinan Yayasan TK IT Bina Insani Sialogo, Ustaz Muhammad Ridwan Rambe, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan peserta didik dalam khatam Iqro merupakan hasil kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga dalam membangun kebiasaan positif anak agar dekat dengan Al-Qur’an sejak dini.
“Alhamdulillah, ananda Satria sudah khatam Iqro. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar TK IT Bina Insani Sialogo. Kami berharap anak-anak memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an sehingga tumbuh menjadi generasi yang saleh, berilmu, berakhlak, dan berbakti kepada kedua orang tua,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa usia dini merupakan fase golden age yang sangat menentukan pembentukan karakter dan kepribadian anak di masa depan. Karena itu, TK IT Bina Insani Sialogo terus mengembangkan sistem pendidikan Islam terpadu yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan ibadah, adab, disiplin, dan kecerdasan sosial agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang mandiri serta memiliki empati tinggi.
Selain pembelajaran membaca Al-Qur’an, sekolah tersebut juga aktif membiasakan berbagai kegiatan religius harian seperti doa bersama, hafalan surah pendek, praktik ibadah, serta pendidikan karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari. Lingkungan belajar yang edukatif, humanis, dan penuh keteladanan dinilai menjadi faktor penting dalam membangun semangat belajar dan kecintaan anak terhadap nilai-nilai agama. Keberhasilan ananda Satria khatam Iqro pada usia dini diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an.
Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan sosial modern, pendidikan berbasis nilai keagamaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga moral generasi muda. TK IT Bina Insani Sialogo pun terus berkomitmen melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlakul karimah, dan siap menghadapi masa depan dengan landasan iman yang kuat. (PS/BERMAWI)
