Wahyu Daniel Sagala Selaku Irup Harkitnas ke-118 Didepan Kantor Bupati Dairi Dairi

/ Jumat, 22 Mei 2026 / 09.03.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – DAIRI – Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026. Rabu (20/5/2026) di depan kantor Bupati Dairi

Wahyu Daniel Sagala membacakan amanat Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga, dalam amanatnya menyampaikan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.” Tema ini mengandung makna yang sangat mendalam bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh bagaimana kita menjaga, membina, dan mempersiapkan generasi muda sebagai penerus pembangunan bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga menyampaikan secara bertahap berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Dairi mulai menunjukkan hasil nyata di tengah masyarakat. Pemerintah terus berupaya memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tetapi harus dapat dirasakan sampai ke desa dan pelosok kecamatan.

“Salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah perbaikan jalan. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Dairi melaksanakan program perbaikan jalan di seluruh 15 kecamatan dengan penanganan kurang lebih 6 kilometer di setiap kecamatan. Program ini ditargetkan selesai sebelum tanggal 17 Agustus 2026. Perbaikan jalan ini bukan hanya soal pembangunan fisik semata, tetapi tentang membuka akses pendidikan bagi anak-anak kita, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta mendukung pelayanan kesehatan dan pelayanan publik lainnya,” Ucapnya.

Selanjutnya, Kabupaten Dairi juga memperoleh penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas capaian penurunan tingkat pengangguran, yang disertai dana apresiasi sebesar Rp1 miliar. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Dana apresiasi tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan berbasis masyarakat melalui pola swakelola dan kegiatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“ Melalui program tersebut, pemerintah melaksanakan 15 unit pekerjaan swakelola yang tersebar di Kecamatan Sumbul, Pegagan Hilir, Siempat Nempu Hilir, dan Sidikalang. Program ini sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat serta mempercepat pembangunan skala lingkungan di daerah masing-masing,” Tuturnya (PS/K.TUMANGGER).

Komentar Anda

Terkini: