Bupati Aceh Tenggara Tinjau Tanggul Jebol Darul Hasanah–Badar, Pemda Minta BWS Prioritaskan Penanganan dengan Jumbo Bag

/ Senin, 29 Juni 2026 / 18.06.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan tanggul pengaman jalan yang jebol di ruas penghubung Kecamatan Darul Hasanah dengan Kecamatan Badar. Pada Senin (29/6/2026). 

Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, didampingi Sekretaris Daerah Yusrizal, meninjau langsung lokasi kerusakan bersama Camat Darul Hasanah, Hayadun, SP, beserta jajaran Pemerintah Kecamatan Darul Hasanah.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tanggul yang tergerus derasnya arus sungai hingga mengancam badan jalan. Ruas tersebut merupakan akses vital yang setiap hari digunakan masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta mobilitas antar kecamatan. 

Turut hadir dalam peninjauan itu pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) melalui PT Hutama Karya (HK), yang diundang langsung oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara guna membahas langkah percepatan penanganan kerusakan tanggul.

Camat Darul Hasanah, Hayadun, SP, mengatakan kerusakan tanggul harus segera ditangani karena berpotensi memutus akses transportasi masyarakat apabila tidak segera dilakukan penanganan.

 "Kami bersama Bupati dan Sekretaris Daerah turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi tanggul yang jebol. Kerusakan ini harus segera ditangani karena merupakan akses utama masyarakat. Kami berharap penanganan darurat segera dilakukan dan dilanjutkan dengan penanganan permanen agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujar Hayadun.

Di hadapan perwakilan BWS melalui PT Hutama Karya, Hayadun juga menyampaikan permohonan agar penanganan ruas jalan tersebut menjadi prioritas.

 "Kami meminta kepada pihak BWS melalui PT Hutama Karya agar jalan kami ini dapat diprioritaskan penanganannya. Jalan ini menjadi urat nadi masyarakat Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar. Kami berharap pekerjaan dapat segera dilaksanakan sebelum kerusakan semakin meluas," tegas Hayadun.

Menanggapi permintaan tersebut, perwakilan BWS melalui PT Hutama Karya, Utama, mengatakan pihaknya telah menerima usulan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mengenai metode penanganan yang dinilai paling efektif untuk mengatasi gerusan arus sungai.

 "Permintaan Pemerintah Daerah kepada kami adalah agar penanganan dilakukan menggunakan Jumbo Bag pada bagian tanggul yang langsung berhubungan dengan aliran sungai agar tidak cepat tergerus dan tanggul menjadi lebih aman. Usulan pembangunan tanggul banjir dengan menggunakan Jumbo Bag ini akan kami sampaikan kepada Balai Wilayah Sungai sebagai bahan evaluasi teknis dan tindak lanjut sesuai kewenangan yang ada," ujar Utama.

Bupati Aceh Tenggara bersama rombongan berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten, BWS, dan PT Hutama Karya dapat mempercepat realisasi penanganan tanggul sehingga akses penghubung Kecamatan Darul Hasanah dan Kecamatan Badar tetap aman dilalui masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan hingga terlaksana, mengingat keberadaan jalan tersebut memiliki peran strategis bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman Aceh Tenggara. (PS/ASP) 


Komentar Anda

Terkini: