| Museum untuk mengenal sejarah, foto bersama Dema Ftik dan HMPS BKPI DAN Ormawa ftik |
POSKOTASUMATRA.COM|LHOKSEUMAWE—Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (DEMA FTIK) bersama ORMAWA BKPI dan ORMAWA FTIK UIN SULTANAH NAHRASIAH LHOKSEUMAWE melaksanakan kegiatan Saweu Museum Kota Lhokseumawe dan Ziarah Makam Tgk di Lhokseumawe sebagai upaya menumbuhkan kesadaran sejarah, memperkuat nilai budaya, serta meneladani perjuangan para ulama.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Departemen Pendidikan dan Kesenian DEMA FTIK ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan FTIK. Para peserta mengunjungi museum untuk mempelajari sejarah dan warisan budaya daerah, kemudian melanjutkan kegiatan ziarah ke makam para ulama sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan mereka dalam menyebarkan ilmu dan agama.
Ketua DEMA FTIK, Muhammad Agha A, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata DEMA dalam menghadirkan program yang berdampak dan bernilai edukatif bagi mahasiswa.
![]() |
| Foto di makam tgk Lhokseumawe |
“Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan dan ziarah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal sejarah daerah, menghargai jasa para ulama, serta memperkuat identitas generasi muda yang berlandaskan nilai keislaman dan kebudayaan,” ujar Ketua DEMA FTIK.
Ia juga menambahkan bahwa DEMA FTIK berkomitmen untuk terus menghidupkan berbagai departemen agar dapat bergerak bersama dan memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa serta masyarakat.
Sementara itu, Ketua Departemen Pendidikan dan Kesenian DEMA FTIK, Alfin Fikri, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja departemen yang bertujuan menghadirkan pendidikan di luar ruang kelas.
“Museum menjadi sarana belajar tentang sejarah dan budaya, sedangkan ziarah makam ulama menjadi media untuk mengambil ibrah dan meneladani perjuangan para pendahulu. Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah dan nilai-nilai keislaman di kalangan mahasiswa,” ungkap Alfin Fikri.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan mendapat dukungan dari berbagai ORMAWA di lingkungan FTIK. DEMA FTIK berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai upaya membangun mahasiswa yang berwawasan sejarah, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap warisan budaya dan perjuangan ulama.
“Museum untuk mengenal sejarah, ziarah untuk mengambil ibrah.”(PS|IMAM)

