POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Ribuan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Keluarga Berencana (KB) mengikuti kegiatan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Penguatan Upaya Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Lapangan Pemuda Aceh Tenggara, Rabu (03/06/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta sekitar 1.000 kader KB dan TPK dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, dampak stunting tidak hanya dirasakan oleh anak yang mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi juga berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia dan kemajuan daerah di masa depan.
“Dampak stunting bukan hanya kepada anak-anak, tetapi juga berpengaruh terhadap pembangunan dan masa depan daerah kita. Karena itu, penanganannya harus menjadi perhatian bersama,” ujar Salim Fakhry.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terus mendukung pembangunan dan kegiatan sosial di Aceh Tenggara. Ia mengungkapkan bahwa korban kebakaran yang terjadi di tiga lokasi berbeda telah mendapatkan bantuan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan total nilai mencapai Rp150 juta.
Selain itu, Bupati menyebutkan bahwa Bank Aceh turut memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan daerah, termasuk menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Aceh Tenggara yang akan datang.
Salim Fakhry juga membuka peluang seluas-luasnya bagi para donatur dan pihak swasta yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Siapa pun yang ingin menjadi donatur dan ikut berpartisipasi untuk kemajuan Aceh Tenggara, saya membuka pintu seluas-luasnya demi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN RI, Dr. Wihaji, mengawali sambutannya dengan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan seluruh unsur Forkopimda atas sambutan hangat yang diberikan selama kunjungannya.
“Terima kasih kepada Bupati Aceh Tenggara dan Forkopimda yang telah menyambut kami dengan sangat baik. Ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting,” ujar Wihaji.
Suasana acara semakin cair ketika Menteri Wihaji menyelipkan candaan yang disambut gelak tawa para peserta. Ia menyebut Bupati Aceh Tenggara sebagai sosok yang pandai melakukan pendekatan demi kemajuan daerah.
“Pak Bupati ini raja olah, olah sana, olah sini. Dari semalam saya diolah terus oleh Pak Bupati,” ujar Wihaji sambil tersenyum, yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan para kader KB yang hadir.
Namun, Menteri menegaskan bahwa upaya yang dilakukan Bupati Aceh Tenggara adalah demi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
“Kalau mengolah untuk kebaikan Aceh Tenggara, tentu akan selalu kita dukung,” tambahnya yang kembali disambut riuh tawa peserta.
Melalui kegiatan temu kader ini, pemerintah berharap semangat para kader TPK dan KB semakin meningkat dalam mendampingi keluarga, mengedukasi masyarakat, serta memperkuat langkah-langkah percepatan penurunan stunting demi mewujudkan generasi Aceh Tenggara yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. (PS/ASP)

