Emosi Warga Memuncak, Ibu-ibu Desa Kuning I Blokir Jalan Aceh Tenggara–Medan Tuntut Jembatan Diperbaiki

/ Jumat, 26 Juni 2026 / 17.20.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | Aceh Tenggara – Aksi protes dilakukan puluhan warga, didominasi kaum ibu, dengan memblokir ruas jalan nasional Aceh Tenggara–Medan di kawasan Jembatan Desa Kuning I, Jumat (26/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi jembatan yang dinilai menjadi penyebab banjir berulang di wilayah mereka.

Dalam aksi itu, warga menutup akses jalan sehingga arus lalu lintas dari arah Aceh Tenggara menuju Medan maupun sebaliknya sempat terganggu. Mereka menuntut pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Salah seorang peserta aksi yang ditemui awak media menyampaikan bahwa tuntutan mereka sederhana, yakni agar jembatan tersebut segera diperbaiki atau ditinggikan sehingga tidak lagi menjadi penyebab banjir saat debit air meningkat.

 "Kami meminta jembatan kami diperbaiki ataupun dinaikkan agar tidak menyebabkan banjir lagi," ujar salah seorang pendemo kepada awak media.

Menurut warga, kondisi jembatan yang ada saat ini dinilai tidak lagi mampu mengakomodasi aliran air secara optimal. Akibatnya, setiap kali hujan deras turun, air meluap dan menggenangi permukiman serta lahan milik masyarakat.

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jembatan secara langsung serta merealisasikan perbaikan dalam waktu dekat.

Warga menegaskan aksi pemblokiran jalan merupakan bentuk penyampaian aspirasi karena keluhan yang selama ini disampaikan belum membuahkan hasil yang diharapkan. Mereka berharap tuntutan tersebut mendapat perhatian serius demi mencegah banjir yang terus berulang dan merugikan masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, warga masih menunggu respons dari pemerintah maupun pihak terkait mengenai tuntutan perbaikan dan peninggian Jembatan Desa Kuning I. (PS/ASP) 


Komentar Anda

Terkini: