POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI - Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H., menghadiri Ibadah Syukur dan Perayaan Hari Ulang Tahun ke-70 BNKP Jemaat Ulu Bo’uso yang dilaksanakan di Nikootano Dao, Kecamatan Gunungsitoli Alo'oa, Minggu (21/6/2026).
Turut mendampingi, Ny. Fati Martinus Lase dan Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE.
Perayaan mengusung tema "Sebab Bait Allah itu Kudus dan Bait Allah itu adalah Kamu" merujuk pada 1 Korintus 3:17b. Tema ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang pelayanan BNKP Jemaat Ulu Bo’uso sejak berdiri pada 23 Juni 1956 hingga memasuki usia ke-70 tahun.
Melalui tema tersebut, seluruh warga jemaat diajak untuk terus menjaga kekudusan hidup serta menghadirkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
Ibadah syukur berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Firman Tuhan disampaikan oleh Ephorus BNKP, Pdt. Otoriteit Dachi, S.Th., M.Si., dengan nats dari Mazmur 145:14–16. Dalam khotbahnya, ia mengajak jemaat untuk senantiasa mengandalkan Tuhan serta terus menjadi gereja yang menghadirkan kasih, pengharapan, dan pelayanan bagi sesama.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan selamat ulang tahun kepada seluruh warga BNKP Jemaat Ulu Bo'uso. Menurut Martinus Lase, usia 70 tahun merupakan perjalanan panjang dan penuh makna. Namun yang terpenting bukan hanya lamanya usia pelayanan, melainkan sejauh mana gereja mampu menghadirkan pertumbuhan iman, perubahan karakter, dan dampak positif bagi kehidupan jemaat serta masyarakat.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan sosial saat ini, mulai dari lunturnya kepedulian sosial, meningkatnya pengaruh informasi yang tidak sehat, berkurangnya kehidupan rohani dalam keluarga, hingga menurunnya keteladanan di tengah masyarakat.
Karena itu, gereja diharapkan terus menjadi benteng moral dan spiritual yang mampu membentuk pribadi berintegritas, setia, dan menjadi teladan dalam perkataan maupun perbuatan.
"Tema yang diangkat pada perayaan HUT kali ini sangat relevan dengan kondisi kehidupan saat ini. Setiap orang percaya adalah bait Allah yang harus menjaga kekudusan hidup, menghadirkan kasih, serta menjadi terang di tengah masyarakat," ujar Martinus Lase.
Mengakhiri sambutannya, ia berharap BNKP Jemaat Ulu Bo’uso terus menjadi sarana pembinaan iman yang melahirkan generasi yang takut akan Tuhan dan hidup dalam kebenaran.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan puncak perayaan HUT ke-70 yang ditandai peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli bersama Ephorus BNKP.
Suasana sukacita dan kebersamaan terasa saat seluruh jemaat mensyukuri penyertaan Tuhan selama tujuh dekade pelayanan gereja.
Turut hadir Camat Gunungsitoli Alo'oa, Camat Gunungsitoli Utara, Kapolsek Alo'oa, BPHMS BNKP, Ketua dan Anggota BPMS BNKP, para pendeta, BPHJ/BPMJ, warga jemaat BNKP Ulu Bo’uso, Ketua dan seluruh panitia pelaksana, serta para undangan. (PS/356)