Peringatan Hari Lahir Pancasila di SMAN 1 Batang Angkola, Momentum Menanamkan Nilai Kebangsaan pada Generasi Muda

/ Senin, 01 Juni 2026 / 13.28.00 WIB

Pembina Upacara  Kepala SMAN 1 Batang Angkola Jahrona S.Pd.

POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL-SMAN 1 Batang Angkola melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026, di halaman sekolah. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi, tenaga pendidik, serta staf tata usaha sebagai wujud penghormatan terhadap dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala SMAN 1 Batang Angkola, Jahrona, S.Pd., yang memimpin jalannya upacara dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan.


Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga merupakan sarana edukatif untuk memperkuat karakter kebangsaan generasi muda. Dalam perspektif pendidikan, Pancasila merupakan fondasi utama dalam pembentukan profil pelajar yang beriman, berakhlak mulia, bernalar kritis, mandiri, kreatif, bergotong royong, dan berkebinekaan global. Oleh karena itu, momentum ini menjadi sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada seluruh warga sekolah.


Dalam amanatnya, Jahrona, S.Pd. menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan tonggak sejarah bangsa yang menandai lahirnya dasar negara yang mampu mempersatukan keberagaman Indonesia. Ia mengingatkan bahwa Pancasila bukan sekadar rangkaian lima sila yang dihafalkan, melainkan pedoman hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Di tengah dinamika global dan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai kompas moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Kepala sekolah juga menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pewaris masa depan bangsa. Menurutnya, implementasi nilai-nilai Pancasila dapat dimulai dari lingkungan sekolah melalui sikap toleransi, saling menghormati, disiplin, kejujuran, serta semangat gotong royong. Ia mengajak seluruh peserta didik untuk tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, ujaran kebencian, maupun isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.


Lebih lanjut, amanat tersebut menyoroti pentingnya penguatan karakter kemanusiaan dan keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa diajak untuk mengembangkan empati, kepedulian sosial, dan kemampuan bermusyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkeadaban di era modern.


Dari sudut pandang ilmiah, internalisasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan memiliki kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Berbagai penelitian pendidikan menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kebangsaan mampu meningkatkan sikap toleransi, integritas, serta tanggung jawab sosial siswa. Dengan demikian, sekolah memiliki peran strategis sebagai laboratorium pembelajaran nilai yang membentuk generasi unggul dan berdaya saing.


Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di SMAN 1 Batang Angkola ditutup dengan ajakan untuk terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Semangat kebangsaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh warga sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang harmonis, inklusif, dan berkarakter. Melalui peringatan ini, SMAN 1 Batang Angkola kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang berperan aktif dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berintegritas dan berjiwa Pancasila.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: