Plt Sekwan DPRK Lhokseumawe Ingatkan ASN Jauhi Sifat Sombong, Zalim Sesama dan Hutang Piutang

/ Senin, 08 Juni 2026 / 08.58.00 WIB
Pengarahan oleh Plt. Sekretaris Dewan DPRK Lhokseumawe Bukhari kepada seluruh ASN saat apel pagi, Senin 8 Juni 2026. FOTO | DAHLAN AMRY 

POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan DPRK Lhokseumawe, Bukhari, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar senantiasa menjaga akhlak dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam apel pagi kepada jajaran pegawai di lingkungan Sekretariat DPRK Lhokseumawe, Senin 8 Juni 2026

Menurutnya, seorang ASN tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga harus memiliki kepribadian yang baik, menjauhi sifat sombong, tidak berbuat aniaya kepada sesama, serta berhati-hati dalam urusan hutang piutang yang dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari.

"Sifat sombong merupakan perilaku yang tidak disukai pencipta dan dapat merusak hubungan antar sesama. ASN harus menjadi teladan dengan bersikap rendah hati, saling menghormati dan menghargai satu sama lain," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antar rekan kerja maupun masyarakat. Perbuatan aniaya, baik dalam bentuk perkataan maupun tindakan yang merugikan orang lain, harus dihindari karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan etika sebagai aparatur negara.

Selain itu, Bukhari juga mengingatkan agar ASN bijak dalam mengelola keuangan pribadi. Hutang piutang yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan beban hidup, mengganggu kinerja, bahkan berpotensi memicu konflik sosial, dan perkara besar kalau yang bersangkutan meninggal nanti.

"Jangan sampai penghasilan yang diperoleh tidak mampu dikelola dengan baik sehingga terjebak dalam hutang yang berkepanjangan. Hidup sederhana dan sesuai kemampuan adalah salah satu kunci ketenangan," katanya.

Ia berharap seluruh ASN di lingkungan Sekretariat DPRK Lhokseumawe dapat menjadikan nilai-nilai agama dan moral sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadi contoh yang baik di tengah lingkungan sosial.

Dengan menjauhi sifat sombong, tidak menzalimi sesama dan menghindari kebiasaan berhutang yang berlebihan, ASN diharapkan dapat mewujudkan kehidupan yang lebih harmonis, profesional dan penuh keberkahan, sejalan dengan semangat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, tuturnya. 

Disamping itu, Bukhari juga mengajak ASN selalu menjaga kebersihan baik dalam kantor maupun halaman kantor. Karena kebersihan merupakan cerminan kepribadian serta menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman, sehat, dan produktif. Oleh karena itu, setiap pegawai diharapkan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan ruang kerja maupun lingkungan kantor.

"Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi menjadi kewajiban bersama. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kenyamanan dalam bekerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kebersihan merupakan bagian dari ajaran agama dan mencerminkan tingkat kepedulian seseorang terhadap lingkungan. Dengan lingkungan kerja yang bersih dan tertata, pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal.

Ia berharap seluruh ASN Sekretariat DPRK Lhokseumawe dapat menjadi teladan dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang profesional dan berintegritas. (PS | DAMRY)


Komentar Anda

Terkini: