Raih Pencapaian Sempurna, Sarah Nadia Dinobatkan Sebagai Peserta Yudisium Terbaik Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim

/ Senin, 08 Juni 2026 / 10.39.00 WIB

Sarah Nadia 

POSKOTASUMATRA .COM|BIREUEN — Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Almuslim (Umuslim) peusangan, Kabupaten Bireuen melaksanakan prosesi yudisium Program Studi Informatika Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (6/6/2026)

Di antara 70 peserta yudisium lulusan sarjana, nama Sarah Nadia berhasil mencuri perhatian dan menorehkan prestasi membanggakan sebagai peserta yudisium terbaik.

Sebagai peserta yudisium terbaik di era transformasi digital, Sarah Nadia dinilai tidak hanya unggul secara teoritis di kelas, tetapi juga mampu menguasai kompetensi praktis yang siap diimplementasikan di dunia industri maupun masyarakat.

Sebagai bentuk penghormatan atas capaian tertingginya, Sarah Nadia didaulat naik ke podium untuk menyampaikan pesan dan kesan mewakili seluruh peserta yudisium. Momen ini menjadi salah satu bagian paling khidmat sekaligus menyentuh dalam rangkaian acara tersebut.

Dengan untaian kata yang sarat makna dan disampaikan secara anggun, Sarah mengenang kembali lembaran-lembaran perjuangan yang telah mereka lalui bersama di bangku kuliah.

"Berdiri di sini, mewakili rekan-rekan seperjuangan, adalah sebuah kehormatan yang tak ternilai. Hari ini bukan sekadar perayaan atas sebuah gelar, melainkan sebuah gerbang pembuka dari tanggung jawab yang sesungguhnya. Di FIKOM Umuslim, kita tidak hanya diajarkan cara menulis baris kode atau memahami sistem, tetapi kita ditempa untuk menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan siap memberikan solusi digital bagi masyarakat," tutur Sarah di hadapan para hadirin dan seluruh teman teman peserta yudisium.

Ia juga melayangkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran dosen dan civitas akademika yang telah menjadi mentor terbaik dalam perjalanan intelektual mereka, serta penghormatan setinggi-tingginya kepada orang tua yang hadir menyaksikan momentum bersejarah tersebut.

"Pencapaian ini dedikasikan sepenuhnya untuk kedua orang tua yang selalu mendoakan, serta para dosen FIKOM yang tanpa lelah membimbing kami. Dunia teknologi terus berkembang, dan gelar ini adalah tanggung jawab baru bagi saya untuk terus belajar dan memberikan solusi digital bagi masyarakat," ungkap Sarah dengan haru.

Prosesi yudisium berlangsung khidmat di Ruang Creative Center Gedung MA Jangka, Kampus Umuslim. Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan universitas, antara lain wakil rektor, ketua senat akademik Fikom, dekan dan wakil dekan, ketua program studi, dosen, organisasi mahasiswa, serta orang tua dan wali lulusan.

Wakil Dekan I Fikom, Iqbal, S.Kom., MCS, dalam laporannya menyampaikan jumlah lulusan yang diyudisium sebanyak 70 orang, terdiri atas 33 laki-laki dan 37 perempuan. Dari jumlah tersebut, 21 lulusan meraih predikat pujian (cumlaude), sementara lainnya memperoleh predikat sangat memuaskan dan memuaskan.

Pembacaan surat keputusan yudisium dilakukan oleh Wakil Dekan III Fikom, Dasril Azmi, M.Kom. Selanjutnya, pengukuhan yudisium terhadap seluruh lulusan secara simbolis dilakukan oleh Dekan Fikom Umuslim, Riyadhul Fajri, S.ST., M.Kom.

Dalam sambutannya, Riyadhul Fajri berharap para lulusan mampu menjadi intelektual dan profesional unggul yang siap menghadapi tantangan era industri digital. Ia mendorong lulusan untuk terus mengembangkan kompetensi dan mengasah keahlian teknis agar mampu memberikan kontribusi nyata di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Jadilah agen perubahan yang positif. Jadilah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” pesannya. Ia juga mengingatkan agar lulusan tidak terlena dengan kemajuan teknologi hingga melupakan norma, etika, dan tanggung jawab moral. Menurutnya, kejujuran, kerendahan hati, serta sikap saling menghargai harus senantiasa dijunjung tinggi.

Riyadhul Fajri turut mengajak para lulusan untuk menjaga silaturahmi dengan almamater, dosen, dan sesama alumni, serta selalu menghormati dan memuliakan orang tua sebagai sumber doa dan pengorbanan di balik keberhasilan yang diraih.

Sementara itu, Ketua Senat Akademik Fikom, Zulkifli, M.Kom., dalam sambutannya menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Gelar akademik yang disandang, kata dia, merupakan amanah intelektual dan moral yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan yudisium ditutup dengan penampilan peragaan karya seni mahasiswa Fikom Umuslim.(PS|IMAM)

Komentar Anda

Terkini: