POSKOTASUMATERA.COM – MANDAILING NATAL – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi SMAN 2 Plus Panyabungan dalam ajang English Festival STAIN Madina 2026. Kompetisi yang mempertemukan pelajar berbakat dari berbagai sekolah tersebut menjadi panggung bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris, berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi yang menjadi kompetensi penting di era globalisasi. Keberhasilan para siswa ini sekaligus menjadi bukti kualitas pendidikan dan pembinaan akademik yang terus berkembang di lingkungan sekolah.
Pada cabang English Debate, pasangan Artha Barkah dan Muhammad Zaidan berhasil meraih Juara I, sementara Sumaiyah dan Keyza Fitri memperoleh Juara III. Prestasi ini menunjukkan kemampuan siswa dalam menyusun argumentasi yang logis, melakukan analisis terhadap berbagai isu, serta menyampaikan gagasan secara sistematis dan meyakinkan dalam bahasa Inggris. Debat tidak hanya menguji kemampuan linguistik, tetapi juga melatih daya pikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah.
Keunggulan SMAN 2 Plus Panyabungan juga terlihat pada cabang Speech Contest. Reghina Rifqah berhasil meraih Juara I, sedangkan Riadoh Amaliah memperoleh Juara III. Kompetisi pidato menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan public speaking, kepercayaan diri, dan penguasaan materi. Keberhasilan kedua siswa tersebut menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi komunikator yang efektif dan inspiratif di masa depan.
Sementara itu, pada kategori Poem Competition, Fajri Maulidan Sakti berhasil meraih Juara III, dan Meysa Putri memperoleh Juara V. Kompetisi puisi dalam bahasa Inggris tidak hanya menuntut penguasaan bahasa, tetapi juga kemampuan menghayati makna, ekspresi artistik, dan penyampaian emosi yang tepat. Capaian ini membuktikan bahwa siswa SMAN 2 Plus Panyabungan mampu memadukan kemampuan akademik dengan kreativitas dan apresiasi sastra.
Prestasi lainnya datang dari cabang Story Telling, di mana Warhamni Fatra berhasil meraih Juara V. Lomba bercerita menjadi media yang efektif untuk mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas, serta keterampilan menyampaikan pesan secara menarik kepada audiens. Kemampuan ini merupakan bagian penting dari literasi abad ke-21 yang menekankan pada komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan berpikir kritis.
Kepala SMAN 2 Plus Panyabungan, Hendri, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian para siswa. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras peserta didik, dedikasi para guru pembimbing, serta dukungan seluruh warga sekolah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam kompetisi akademik dan nonakademik menjadi indikator penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan di English Festival STAIN Madina 2026 ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan mengembangkan potensi diri. Prestasi yang diraih tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Mandailing Natal untuk terus berprestasi melalui pendidikan. Dengan semangat “Proud To Be Champions”, SMAN 2 Plus Panyabungan kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan berprestasi.(PS/BERMAWI)
