POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Penanganan banjir di Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, terus menjadi perhatian masyarakat. Setelah Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan pihak BPJN bergerak cepat merespons aksi warga, masyarakat kini meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Aceh turut mengambil langkah nyata dalam mengatasi banjir yang terus berulang.
Salah seorang warga Desa Kuning I yang ditemui awak media mengatakan bahwa selama ini masyarakat merasa belum mendapatkan perhatian maksimal dari pihak BWS Aceh. Menurutnya, persoalan banjir bukan hanya berkaitan dengan kondisi jembatan, tetapi juga pengelolaan aliran sungai.
"Kami meminta kepada pihak BWS Aceh jangan tutup mata dengan banjir yang menerjang kami ini. Setiap hujan deras kami selalu was-was. Kami berharap BWS turun langsung melihat penderitaan masyarakat," ujar salah seorang warga.
Warga berharap BWS Aceh segera melakukan kajian dan penanganan terhadap kondisi sungai sehingga upaya penanggulangan banjir dapat dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya bersifat sementara.
Menanggapi persoalan tersebut, Ketua DPD LSM Korek Aceh, Irwansyah, meminta BWS Aceh segera turun ke lapangan dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara serta BPJN dalam mencari solusi permanen.
"Kami meminta kepada BWS Aceh agar segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi yang sebenarnya. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban setiap musim hujan. Persoalan banjir ini membutuhkan sinergi semua pihak, baik BWS, BPJN, maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara agar penanganannya benar-benar tuntas," tegas Irwansyah, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Irwansyah, penanganan tidak boleh hanya difokuskan pada kawasan jembatan, tetapi juga harus menyentuh hulu sungai yang menjadi salah satu faktor penyebab meluapnya debit air.
"Tolong pihak BWS memberikan perhatian terhadap hulu Sungai Lawe Kinga ini, Pak. Jangan biarkan masyarakat terus dihantui dengan banjir yang datang setiap musim hujan. Dampak banjir ini bukan hanya dirasakan warga Desa Kuning I, tetapi juga sering melanda dua kecamatan, terutama Kecamatan Bambel dan Kecamatan Lawe Sumur. Ini harus menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan dan perekonomian masyarakat," pinta Irwansyah.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Bupati Aceh Tenggara dan BPJN yang telah turun langsung ke lokasi serta melakukan penanganan awal. Namun, menurutnya, tanpa keterlibatan aktif BWS Aceh, penanganan banjir belum akan menyentuh akar persoalan.
Sementara itu, Poskotasumatra.com telah berupaya mengonfirmasi perwakilan BWS Aceh di Aceh Tenggara, Bobi, terkait tuntutan masyarakat dan pernyataan Ketua DPD LSM Korek Aceh tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan dan masuk ke meja redaksi, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Masyarakat berharap BWS Aceh segera merespons aspirasi tersebut dengan turun langsung ke lapangan untuk melakukan kajian terhadap kondisi hulu Sungai Lawe Kinga dan aliran sungai di wilayah terdampak. Warga menilai penanganan yang terintegrasi menjadi kunci agar banjir yang selama ini menghantui Kecamatan Bambel dan Kecamatan Lawe Sumur tidak terus berulang pada setiap musim penghujan.(PS/ASP)
