Bupati H Gus Irawan dan Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Manortor Bersama Masyarakat, Hangatkan Malam Budaya Tapanuli Selatan di PRSU ke-50

/ Minggu, 05 Juli 2026 / 23.10.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – MEDAN – Suasana haru, bangga, dan penuh kegembiraan menyelimuti Malam Pagelaran Seni dan Budaya Tapanuli Selatan pada ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. Ribuan pasang mata terpukau menyaksikan ragam seni tradisional yang ditampilkan, terlebih saat Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu bersama Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga turun langsung ke arena dan manortor bersama masyarakat. Momen itu disambut tepuk tangan meriah sebagai simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.


Diiringi alunan musik gondang yang menggema di arena PRSU, langkah-langkah tortor yang dibawakan kedua pemimpin daerah tersebut bukan sekadar tarian adat. Gerakan itu menjadi bahasa kebersamaan yang menyampaikan pesan bahwa budaya adalah perekat persaudaraan sekaligus kekuatan moral dalam membangun Tapanuli Selatan yang lebih maju. Senyum yang terpancar dari wajah para penonton menggambarkan rasa bangga melihat tradisi leluhur tetap hidup dan dihormati.


Kehangatan malam budaya semakin terasa ketika masyarakat dari berbagai kalangan ikut larut dalam suasana. Anak-anak, generasi muda, tokoh adat, hingga para perantau Tapanuli Selatan yang berada di Kota Medan tampak menikmati setiap pertunjukan. Banyak di antara mereka mengabadikan momen tersebut sebagai kenangan berharga yang mempererat rasa cinta terhadap kampung halaman.


Tidak hanya menghadirkan hiburan, pagelaran ini juga membawa pesan harapan melalui drama musikal "Sinergi Kuat Tapsel Bangkit". Kisah yang dipentaskan mengajak masyarakat untuk bangkit bersama setelah berbagai cobaan yang dihadapi daerah. Semangat gotong royong, saling membantu, dan kebersamaan menjadi inti pesan yang menyentuh hati para penonton.


Nuansa kebanggaan terhadap identitas daerah juga semakin kuat melalui parade tenun khas Tapanuli Selatan yang memamerkan keindahan motif-motif tradisional. Karya para perajin lokal itu menjadi bukti bahwa budaya tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga mampu menjadi sumber ekonomi kreatif yang menjanjikan apabila terus dilestarikan dan dipromosikan.


Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama berbagai elemen masyarakat turut mendeklarasikan dukungan terhadap pengusulan Sanusi Pane sebagai Pahlawan Nasional. Deklarasi itu menjadi bentuk penghormatan atas jasa besar putra terbaik Tapanuli Selatan yang telah memberikan kontribusi penting bagi sastra, kebudayaan, dan perjalanan bangsa Indonesia.


Malam Pagelaran Seni dan Budaya Tapanuli Selatan di PRSU ke-50 akhirnya menjadi lebih dari sekadar pertunjukan seni. Kehadiran Bupati H. Gus Irawan Pasaribu dan Wakil Bupati Jafar Syahbuddin yang manortor bersama masyarakat memperlihatkan bahwa budaya mampu menghadirkan kehangatan, menyatukan hati, dan menumbuhkan optimisme. Dari panggung budaya itu, tersampaikan pesan bahwa Tapanuli Selatan akan terus melangkah maju dengan semangat kebersamaan, tanpa pernah meninggalkan akar budaya yang menjadi jati dirinya.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: