Cegah Kejahatan Siber, Pemko Gunungsitoli Lantik 4 Duta Cyber Safety 2026

/ Sabtu, 04 Juli 2026 / 00.01.00 WIB
POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI - Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) bekerja sama dengan Yayasan PKPA Cabang Nias menggelar Seleksi Akhir Duta Cyber Safety Kota Gunungsitoli Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Jumat (03/07/2026).

Seleksi ini diikuti 30 finalis terbaik yang terpilih dari 76 peserta melalui tahap penilaian karya poster. Program ini merupakan upaya membangun ketahanan anak dan remaja terhadap kejahatan siber. Sekaligus menyiapkan generasi muda sebagai peer educator atau agen edukasi bagi teman sebaya demi terwujudnya ruang digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Kepala Dinas P5A Kota Gunungsitoli, Wilser Juliadi Napitupulu, S.Si., Apt., M.P.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa teknologi digital sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak dan remaja. 

"Di balik manfaatnya, ruang digital juga menyimpan ancaman seperti perundungan siber, penipuan daring, eksploitasi anak, hingga penyalahgunaan media sosial. Karena itu, kita butuh generasi muda yang cakap memanfaatkan teknologi, sekaligus memiliki kepedulian mengedukasi lingkungannya," ujarnya.

Ia berharap Duta Cyber Safety menjadi pelopor yang mengajak teman sebaya menggunakan internet secara cerdas, aman, beretika, dan bertanggung jawab.

Seleksi akhir dinilai dewan juri dari DP5A Kota Gunungsitoli, Yayasan PKPA Cabang Nias, dan RRI Kota Gunungsitoli. Penilaian meliputi kemampuan menyampaikan gagasan, wawasan keamanan digital, kemampuan komunikasi, serta komitmen sebagai calon Duta Cyber Safety.

Hasilnya, Kayleen Kezia Telaumbanua meraih Juara I. Disusul Sabda Karunia Zai sebagai Juara II, Kezya Alethea Zebua sebagai Juara III, dan Yanuar Blessing Telaumbanua sebagai Juara Favorit.

Keempatnya akan mengemban amanah sebagai Duta Cyber Safety Kota Gunungsitoli Tahun 2026. Tugas mereka adalah melaksanakan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah sebagai pelopor literasi digital. Peran ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak dan remaja tentang pentingnya keamanan digital, penggunaan internet bijak, serta pencegahan kejahatan siber.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan anak di era digital melalui kolaborasi lintas pihak. 

"Duta Cyber Safety yang terpilih diharapkan menjadi inspirasi dan penggerak lahirnya generasi muda yang cerdas bermedia digital, tangguh menghadapi tantangan dunia maya, serta bersama menciptakan ruang digital yang aman, inklusif, dan ramah anak di Kota Gunungsitoli," pungkas Kadis P5A. (PS/356)
Komentar Anda

Terkini: