Jejak Emas Parluatan Siregar Menginspirasi, Bangun Kaisar Waterpark dan Pusat Pembinaan Olahraga di Padangsidimpuan

/ Minggu, 12 Juli 2026 / 18.41.00 WIB

KOMBES (Purnawirawan ) Drs Parluatan Siregar MH Tunjukkan Fasilitas Olahraga Yang Akan Dibangun

POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Di balik megahnya pembangunan kawasan olahraga di Desa Pokenjior (Joring Natobang), Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, tersimpan kisah panjang seorang putra daerah yang pernah berlari membawa nama Indonesia ke panggung Asia Tenggara. Sosok itu adalah Kombes Pol (Purn.) Drs. Parluatan Siregar, M.H., mantan atlet nasional yang kini memilih mengabdikan sisa perjalanan hidupnya untuk menyiapkan generasi penerus, agar mimpi menjadi juara tidak lagi hanya menjadi angan-angan bagi anak-anak Padangsidimpuan.


Tiga dekade lalu, tepatnya pada SEA Games 1993, Parluatan Siregar mengukir sejarah dengan memecahkan rekor lari 1.500 meter melalui catatan waktu 3 menit 42 detik. Prestasi itu bukan sekadar angka, melainkan simbol dari kerja keras, disiplin, dan pengorbanan yang mengantarkannya menjadi salah satu atlet terbaik Indonesia. Dari lintasan lari, ia belajar bahwa setiap kemenangan selalu diawali oleh latihan yang panjang, semangat pantang menyerah, dan keyakinan untuk terus melangkah.


Perjalanan hidupnya kemudian membawanya mengabdi sebagai pegawai Bank Sumut pada 1995–1996 sebelum melanjutkan karier sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia sejak 1997 hingga purnatugas. Namun, di tengah berbagai amanah tersebut, dunia olahraga tidak pernah benar-benar ia tinggalkan. Baginya, olahraga adalah jalan untuk membentuk karakter, menanamkan disiplin, dan menciptakan generasi yang sehat, tangguh, serta berintegritas.


Kini, mimpi besar itu mulai diwujudkan melalui pembangunan Kaisar Waterpark, SMK Harapan, MTs Swasta, hingga kompleks olahraga terpadu yang sedang diselesaikan. Kawasan tersebut bukan hanya dibangun sebagai tempat rekreasi atau sarana latihan, tetapi menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak dan remaja agar memiliki kesempatan mengembangkan bakat sejak dini. Di tempat inilah Parluatan berharap lahir bibit-bibit atlet yang kelak mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa.


Kompleks olahraga yang ditargetkan rampung pada September tahun ini akan dilengkapi fasilitas bagi sedikitnya 12 cabang olahraga, antara lain bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, futsal, menembak, tenis meja, renang, sepak bola, senam, balap sepeda, dayung, dan judo. Selain itu tersedia lapangan bola voli, basket, lintasan atletik, serta berbagai sarana pendukung lainnya. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan ruang pembinaan yang lebih profesional dan berkelanjutan bagi para atlet muda.


Tak berhenti di situ, Parluatan Siregar juga merancang pendirian Sekolah Tinggi Olahraga yang mengintegrasikan ilmu keolahragaan, sport science, kesehatan, psikologi olahraga, dan manajemen prestasi. Gagasan tersebut menunjukkan bahwa prestasi olahraga modern tidak hanya ditentukan oleh bakat, tetapi juga oleh dukungan ilmu pengetahuan, teknologi, dan sistem pembinaan yang terencana. Dengan pendekatan tersebut, atlet diharapkan mampu berkembang secara fisik, mental, dan akademik.


Bagi Parluatan Siregar, keberhasilan sejati bukan lagi tentang medali yang pernah diraih, melainkan tentang seberapa banyak mimpi anak-anak yang dapat diwujudkan melalui fasilitas dan kesempatan yang ia bangun hari ini. Ia berharap kawasan olahraga tersebut menjadi tempat lahirnya generasi baru yang sehat, disiplin, berkarakter, dan mampu membawa nama Padangsidimpuan, Sumatera Utara, hingga Indonesia ke panggung olahraga dunia. Jejak emas yang pernah ia torehkan di lintasan kini berubah menjadi warisan harapan bagi masa depan olahraga nasional.(PS/BERMAWI)

KOMBES (Purnawurawan)  Drs. Parluatan  Siregar MH Tunjukkan Fasiltas Sekolah Yang Diperbaiki

Komentar Anda

Terkini: