Awasi APBD 2026, Komisi III DPRD Gunungsitoli Sidak 4 Proyek Infrastruktur

/ Rabu, 04 November 2026 / 20.57.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI - Komisi III DPRD Kota Gunungsitoli kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan pembangunan yang dibiayai dari APBD Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai perencanaan. 

Kegiatan monitoring dilaksanakan di sejumlah titik pembangunan infrastruktur di wilayah Kota Gunungsitoli pada, Selasa (3/11/2026)

Monitoring dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Gunungsitoli Pdt. Agusman Farasi, S.Th., didampingi Sekretaris Komisi III Bachmansyah Sipahutar, serta anggota Komisi III Henry Beteholi Hulu, S.T., Putra Hidayat Zebua, dan Ns. Hariesty Talenta Narwastu Telaumbanua, S.Kep., M.Kep.

Dalam kegiatan tersebut, Komisi III meninjau empat lokasi pekerjaan yaitu, Pemeliharaan struktur jalan di Desa Lewuoguru, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, kemudian pembangunan tembok penahan tanah di UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Idanoi. 

Setelah itu, monitoring dilanjutkan dengan peninjauan pemeliharaan pembangunan jalan menuju Pekuburan Katolik Desa Faekhu, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, dan yang terakhir monitoring pembangunan relokasi pedagang Pasar Beringin dan Pasar Soliga di Terminal Faekhu, Kecamatan Gunungsitoli Selatan.

Pada setiap lokasi, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan pekerjaan fisik. Mereka melihat perkembangan pembangunan, kondisi hasil pekerjaan, serta kesesuaiannya dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Peninjauan ini juga menjadi sarana bagi anggota dewan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai pelaksanaan kegiatan di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi, sekaligus manfaat nyata yang akan dirasakan masyarakat setelah proyek selesai.

Komisi III menegaskan, monitoring bukan sekadar kunjungan seremonial. Monitoring merupakan bagian penting dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan pembangunan daerah. 

Melalui kegiatan ini, penggunaan anggaran APBD diharapkan berjalan optimal, tepat sasaran, transparan, serta menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

"Kami ingin memastikan setiap rupiah APBD benar-benar memberikan manfaat. Mutu pekerjaan harus dijaga, waktu pelaksanaan harus tepat, dan standar teknis harus dipenuhi. Jangan sampai pembangunan selesai tapi tidak bisa dimanfaatkan masyarakat secara optimal," tegas Ketua Komisi III.

Komisi III juga menekankan pentingnya memperhatikan mutu pekerjaan, ketepatan waktu pelaksanaan, dan pemenuhan standar teknis yang telah ditetapkan. 

Dengan demikian, setiap proyek pembangunan diharapkan dapat berfungsi secara optimal dan mendukung peningkatan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat Kota Gunungsitoli. (PS/356)

Komentar Anda

Terkini: