POSKOTASUMATERA.COM-PADANGLAWAS-Gelombang protes melanda Sekolah Dasar Negeri (SDN) 0115 Padang Luar, Sibuhuan, Kecamatan Barumun. Sebanyak 15 guru dan tenaga kependidikan resmi melayangkan surat keberatan kepada Bupati Padang Lawas, mendesak pencopotan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah, Derlina, S.Pd., yang dinilai arogan dan sewenang-wenang.
Surat tertanggal 29 Agustus 2026 tersebut memuat sepuluh poin krusial yang menguraikan kebobrokan tata kelola dan intimidasi di lingkungan sekolah. Kondisi internal yang kian memanas ini dikhawatirkan bakal melumpuhkan kegiatan belajar mengajar (KBM) jika tidak segera ditindaklanjuti.
Sederet Kebijakan Bermasalah dan Intimidasi
Berdasarkan dokumen keberatan yang dihimpun, kepemimpinan Derlina disorot tajam atas sejumlah tindakan yang merugikan tenaga pendidik.
*Ancaman Sertifikasi dan Dapodik* Pengangkatan guru baru secara sepihak memangkas jam mengajar guru lama, memicu ancaman gagalnya pemenuhan syarat sertifikasi. Data Pokok Pendidikan (Dapodik) juga diubah secara sepihak dengan ancaman penghapusan nama guru.
Sikap Arogan dan Intimidasi
Kepsek disebut kerap melontarkan kata-kata merendahkan, membentak guru serta murid di depan umum, hingga mengancam mutasi dan pemecatan bagi pihak yang kritis.
Minim Transparansi
Keputusan strategis diambil tanpa dialog. Kepsek juga dinilai diskriminatif, memicu konflik internal, dan kerap bolos pada jam kerja tanpa alasan jelas.
Aduan Lisan Diabaikan, Guru Menuntut Tindakan Tegas
Langkah bersurat ke bupati diambil setelah laporan lisan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Lawas pada 28 Agustus 2026 tidak membuahkan hasil.
"Penyampaian secara lisan belum menghasilkan tindak lanjut yang menyelesaikan persoalan. Karena itu, kami melayangkan keberatan tertulis resmi kepada pemerintah daerah," tegas salah seorang perwakilan guru.
Para guru meminta kepada Bupati Padang Lawas segera mengevaluasi dan mengganti Derlina dengan sosok pimpinan yang mengayomi. Mereka menegaskan, pembiaran atas krisis kepemimpinan ini hanya akan merusak iklim pendidikan dan mengorbankan para siswa di SDN 0115 Sibuhuan.
Upaya konfirmasi kepada Plt. Kepala SD 0115 Sibuhuan Derlina,SPd seperti menghindar pada saat akan dijumpai di kantornya, Senin (21/9/2026), begitu juga upaya konfirmasi melalui telepon WhatsApp juga belum berhasil. (PS/SAHAT)