Nyawa Pengendara Jadi Taruhan! Bertahun-tahun Jalan Nasional Blang Naleng Mameh Dibiarkan Gelap Gulita

/ Selasa, 03 November 2026 / 00.07.00 WIB

Foto |Imam,wartawan POSKOTASUMATRA.COM

POSKOTASUMATRA.COM|LHOKSEUMAWE – Kondisi penerangan jalan di lintas nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di kawasan Blang Naleng Mameh, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut dilaporkan sudah bertahun-tahun tidak berfungsi, bahkan hingga kini belum terlihat adanya perbaikan yang berarti.

Kondisi jalan yang gelap gulita pada malam hari bukan sekadar mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan masyarakat. Jalur yang setiap hari dilintasi kendaraan roda dua, roda empat hingga kendaraan angkutan berat itu berpotensi menjadi kawasan rawan kecelakaan akibat minimnya penerangan.

Warga setempat mengaku sudah terlalu lama menghadapi kondisi tersebut. Mereka mempertanyakan mengapa persoalan penerangan jalan yang menyangkut keselamatan banyak orang seolah tidak menjadi perhatian serius pihak yang bertanggung jawab.

“Sudah bertahun-tahun lampu jalan tidak hidup. Kami tidak tahu sampai kapan kondisi seperti ini dibiarkan. Apakah harus menunggu ada korban kecelakaan terlebih dahulu baru dilakukan perbaikan?” keluh salah seorang warga.

Menurut NS ,Warga setempat , kondisi tersebut semakin memprihatinkan ketika malam hari, terutama bagi pengendara yang melintas tanpa mengenal kondisi jalan secara jelas. Minimnya cahaya membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati untuk menghindari potensi kecelakaan.

Masyarakat juga menyampaikan kekecewaan terhadap lambannya penanganan persoalan tersebut. Mereka menilai pemerintah dan instansi terkait seharusnya tidak menutup mata terhadap kondisi infrastruktur yang berhubungan langsung dengan keselamatan publik.

Jangan Tunggu Ada Korban Baru Bertindak

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi yang memiliki kewenangan terhadap penerangan jalan nasional segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan.

Masyarakat menegaskan bahwa penerangan jalan bukan fasilitas tambahan semata, melainkan kebutuhan penting untuk melindungi keselamatan pengguna jalan.

Jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa kepastian, bukan tidak mungkin kekhawatiran masyarakat akan berubah menjadi tragedi yang tidak diinginkan.

Kini, warga hanya menunggu satu hal: tindakan nyata, bukan sekadar janji. Sebab, jalan nasional yang menjadi urat nadi transportasi masyarakat seharusnya tidak dibiarkan gelap selama bertahun-tahun tanpa penanganan ujar,NS.

Keselamatan masyarakat semestinya menjadi prioritas, bukan menunggu sampai nyawa menjadi taruhan.(PS|IMAM)

Komentar Anda

Terkini: