PERKUAT MUTU PENDIDIKAN, KACABDISDIK WILAYAH XI BUKA BIMTEK SPMI, DIGITALISASI, LITERASI DAN NUMERASI DI SMAN 1 PADANGSIDIMPUAN

/ Selasa, 03 November 2026 / 14.30.00 WIB


Kacabdiadik Wilayah XI  Yang Diwakili Kasubbag Tata Usaha Mangatas Siregar S.Pd  MM Membuka Acara Bimtek bagi Sekolah Penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Terbaik jenjang SMA Tahun 2026 yang dipusatkan di SMAN 1 Padangsidimpuan, Selasa (3/11/2026).

POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN – Upaya memperkuat kualitas pendidikan melalui budaya mutu, transformasi digital, serta peningkatan kompetensi literasi dan numerasi terus menjadi perhatian Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah XI Provinsi Sumatera Utara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Sekolah Penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Terbaik jenjang SMA Tahun 2026 yang dipusatkan di SMAN 1 Padangsidimpuan, Selasa (3/11/2026).


Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti tiga satuan pendidikan, yakni SMAN 1 Padangsidimpuan, SMAS Nurul Ilmi, dan SMAS Kampus Padangsidimpuan. Setiap sekolah mengutus tiga orang peserta yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan bendahara BOSP. Keterlibatan ketiga unsur tersebut diharapkan mampu membangun kesamaan persepsi dalam mengintegrasikan peningkatan mutu pembelajaran dengan tata kelola kelembagaan dan pengelolaan anggaran pendidikan yang bertanggung jawab.


Pembukaan kegiatan diawali sambutan Kepala SMAN 1 Padangsidimpuan, Cherry Susandi Simanungkalit, S.Pd. Ia menyampaikan harapan agar pelaksanaan Bimtek menjadi wadah pengembangan kapasitas, pertukaran pengalaman, serta penguatan kompetensi bagi seluruh peserta. Ia juga berharap Kepala Cabdisdik Wilayah XI dapat memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan secara resmi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan di lingkungan satuan pendidikan.


Kepala Cabdisdik Wilayah XI, Ardiansyah Putra Lubis, S.STP., M.Si., yang berhalangan hadir karena agenda kedinasan lainnya, diwakili Kasubbag Tata Usaha, Mangatas Siregar, S.Pd., M.M. Dalam kesempatan tersebut, Mangatas menyampaikan salam serta permohonan maaf dari Kacabdisdik kepada seluruh peserta. Sekaligus, ia menyampaikan arahan Kacabdisdik dan secara resmi membuka kegiatan Bimtek tersebut.


Dalam arahannya, Ardiansyah melalui Mangatas memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik sehingga memperoleh dukungan BOSP Kinerja Terbaik. Namun, prestasi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi energi baru untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Ada tiga agenda strategis yang menjadi perhatian utama, yakni penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), digitalisasi pendidikan, serta peningkatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.


Pada aspek SPMI, sekolah didorong membangun budaya mutu melalui siklus penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar pendidikan secara berkelanjutan. SPMI tidak boleh hanya dipahami sebagai kelengkapan dokumen administratif, tetapi harus menjadi instrumen evaluasi dan refleksi untuk menemukan persoalan sekaligus merumuskan solusi. Dengan demikian, setiap kebijakan dan program sekolah benar-benar berangkat dari kebutuhan nyata serta memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.


Sementara itu, digitalisasi pendidikan harus diarahkan pada pemanfaatan teknologi yang produktif, kreatif, dan tepat sasaran. Teknologi bukan sekadar penggunaan perangkat digital, melainkan sarana untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Di sisi lain, penguatan literasi dan numerasi menjadi tanggung jawab seluruh tenaga pendidik lintas mata pelajaran. Kemampuan memahami informasi, membaca secara kritis, mengolah data, serta menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari merupakan kompetensi mendasar yang harus terus dikembangkan oleh setiap peserta didik.


Dalam pengelolaan dana BOSP Kinerja Terbaik, seluruh satuan pendidikan juga diingatkan untuk mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Setiap penggunaan anggaran harus direncanakan berdasarkan kebutuhan prioritas sekolah serta memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Sebagai narasumber, Nurmala Hasibuan, S.Pd., Kepala SMKN 3 Padangsidimpuan, turut menegaskan bahwa SPMI merupakan komitmen kolektif seluruh warga sekolah, bukan semata-mata tanggung jawab kepala sekolah. Melalui Bimtek ini, ketiga sekolah peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh menjadi langkah nyata dalam membangun tata kelola pendidikan yang bermutu, transparan, inovatif, dan berkelanjutan demi melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: