POSKOTASUMATERA.COM-TAPANULI SELATAN – POSKOTASUMATERA.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Sipirok resmi menghadirkan Sentra Pelayanan Samsat Gerai Sipagimbar yang berlokasi di Pasar Kelurahan Sipagimbar, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (3/11/2026). Peresmian yang dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Selatan, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, M.BA., DBA., ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pelayanan publik sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Dalam sambutan Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., CA., yang disampaikan Wakil Bupati Jafar, ditegaskan bahwa kehadiran Gerai Samsat Sipagimbar merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah, dan efisien. Dengan fasilitas tersebut, masyarakat Kecamatan Saipar Dolok Hole dan wilayah sekitarnya tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke kantor Samsat induk di Sipirok untuk mengurus pembayaran pajak kendaraan bermotor. Menurut Jafar, kemudahan akses pelayanan harus berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Lebih lanjut, Jafar menjelaskan bahwa kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor memiliki kontribusi penting terhadap peningkatan kapasitas fiskal daerah. Melalui kebijakan opsen pajak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, penerimaan dari sektor PKB memberikan ruang bagi pemerintah kabupaten untuk memperkuat pembiayaan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk mengembalikan kontribusi masyarakat dalam bentuk pembangunan yang nyata. Salah satu program yang tengah dikaji Pemkab Tapanuli Selatan adalah penyediaan bus sekolah gratis melalui sejumlah koridor angkutan pelajar, termasuk kemungkinan rute yang melayani kawasan Sipagimbar.
Selain peningkatan pelayanan perpajakan, Wabup Jafar juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur. Peningkatan kualitas jalan menuju Sipagimbar menjadi salah satu perhatian utama yang akan dilaksanakan secara bertahap melalui dua tahun anggaran agar hasil pembangunan lebih optimal. Pemkab Tapanuli Selatan, lanjutnya, juga mendorong pengembangan Sipagimbar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru atau kota kecil yang memiliki fasilitas publik memadai, termasuk rencana pembangunan instalasi air minum. Menurutnya, keberadaan Gerai Samsat harus menjadi bagian dari ekosistem pembangunan wilayah yang terintegrasi dengan peningkatan infrastruktur, konektivitas, dan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Jafar turut menekankan pentingnya keteladanan aparatur pemerintah dalam membangun budaya taat pajak. Ia menyatakan bahwa pemerintah tidak boleh hanya mengimbau masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu, tetapi juga harus memastikan seluruh kendaraan dinas memenuhi kewajiban perpajakannya. Penertiban kendaraan dinas yang belum membayar pajak menjadi salah satu bentuk keseriusan Pemkab Tapanuli Selatan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bertanggung jawab dan memberikan contoh positif kepada masyarakat. Baginya, kepercayaan publik terhadap pemerintah harus dibangun melalui konsistensi antara kebijakan, imbauan, dan tindakan nyata.
Sementara itu, Kepala UPTD PPD Sipirok, Lisa Khairan Ritonga, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerai Samsat Sipagimbar telah menjalani masa uji coba pada 28–31 Oktober 2026. Meskipun sempat menghadapi kendala teknis, terutama terkait jaringan, seluruh permasalahan berhasil diatasi sehingga pelayanan dapat berjalan dengan baik. Gerai ini dirancang untuk melayani masyarakat Kecamatan Saipar Dolok Hole, Arse, dan Aek Bilah. Berdasarkan data potensi kendaraan bermotor hingga 2 November 2026, tercatat sebanyak 414 kendaraan di Kecamatan Arse, 1.140 kendaraan di Saipar Dolok Hole, dan 313 kendaraan di Aek Bilah. Namun, tingkat kepatuhan pembayaran pajak masih perlu ditingkatkan, masing-masing sebesar 43,37 persen, 37,81 persen, dan 22,36 persen. Data tersebut menjadi dasar penting bagi peningkatan sosialisasi, edukasi, serta inovasi pelayanan perpajakan di wilayah tersebut.
Lisa juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara pada 2–30 November 2026. Ia berharap dukungan pemerintah kabupaten melalui organisasi perangkat daerah, kecamatan, desa, dan kelurahan dapat memperluas penyebaran informasi program tersebut. Dukungan terhadap pembukaan gerai juga disampaikan Kapolres Tapanuli Selatan melalui Kasat Lantas AKP James Sihombing, S.H., M.H. Ia menilai kehadiran fasilitas pelayanan tersebut merupakan bentuk sinergi antarlembaga dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Senada dengan itu, Camat Saipar Dolok Hole, Pardomuan Pangaribuan, S.P., serta tokoh masyarakat Girma Marpaung menyampaikan apresiasi karena masyarakat kini memperoleh kemudahan dalam memenuhi kewajiban perpajakan tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke Sipirok.
Peresmian Gerai Samsat Sipagimbar turut dihadiri unsur kepolisian, perwakilan Jasa Raharja, Bank Sumut, anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan, unsur TNI melalui Danramil 04 Saipar Dolok, camat dari Kecamatan Saipar Dolok Hole, Arse, dan Aek Bilah, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama, serta undangan lainnya. Beroperasinya gerai ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemudahan administrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor, tetapi juga memperkuat kesadaran fiskal masyarakat dan mengoptimalkan penerimaan daerah. Dengan demikian, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat dapat menjadi fondasi percepatan pembangunan yang lebih merata, khususnya dalam mendorong Sipagimbar tumbuh sebagai kawasan pelayanan dan pusat ekonomi baru di wilayah Tapanuli Selatan.(PS/BERMAWI)
