Tekan Stunting, Pemko Gunungsitoli Gandeng Kemenag Perkuat Ketahanan Keluarga

/ Selasa, 03 November 2026 / 16.42.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI - Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P5A) memperkuat sinergi lintas sektor bersama Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli untuk meningkatkan edukasi kependudukan, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung percepatan penurunan stunting.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kepala Dinas P5A Kota Gunungsitoli Wilser Juliadi Napitupulu, S.Si., Apt., MPH, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli Dr. H. Jul Karman Tanjung, M.Pd., di Ruang Rapat Kantor Dinas P5A Kota Gunungsitoli, Senin (2/11/2026).

Kerja sama ini mencakup pelaksanaan Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) pada satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga satuan pendidikan sederajat.

Melalui program SSK, peserta didik diharapkan memperoleh pemahaman mengenai dinamika kependudukan, keluarga berencana, kesehatan reproduksi, serta pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga. 

Edukasi sejak dini ini menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang berpengetahuan, bertanggung jawab, dan memiliki kesiapan dalam merencanakan masa depan.

Selain itu, kerja sama juga mencakup penguatan program ketahanan keluarga, bimbingan perkawinan, serta edukasi pencegahan stunting bagi calon pengantin. 

Pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan calon pengantin dalam membangun rumah tangga yang sehat dan harmonis, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, dan pentingnya mempersiapkan kehamilan yang sehat.

Kepala Dinas P5A Kota Gunungsitoli, Wilser Juliadi Napitupulu, menyampaikan kolaborasi lintas sektor merupakan langkah penting untuk memperluas jangkauan edukasi kependudukan dan meningkatkan kualitas pembangunan keluarga.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap Program Sekolah Siaga Kependudukan dapat semakin optimal diterapkan di satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. Demikian pula pembekalan bagi calon pengantin, sehingga edukasi mengenai kependudukan, kesehatan keluarga, dan pencegahan stunting dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dengan demikian, kita dapat mempersiapkan keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, Dr. H. Jul Karman Tanjung, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan program melalui satuan pendidikan serta pembinaan calon pengantin di lingkungan Kementerian Agama.

"Kami menyambut baik kolaborasi ini dan siap mendukung pelaksanaannya melalui lembaga pendidikan serta pembinaan calon pengantin. Kami berharap edukasi kependudukan dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda, sekaligus memberikan bekal bagi calon pengantin dalam membangun keluarga yang harmonis, bertanggung jawab, dan berkualitas," ungkapnya.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap edukasi kependudukan dan pembinaan ketahanan keluarga dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan berkelanjutan. 

Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mewujudkan keluarga yang tangguh, serta mempersiapkan generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing dalam mendukung terwujudnya Gunungsitoli Hebat. (PS/356)

Komentar Anda

Terkini: