Wabup Jafar di Pengajian BKMT Angkola Timur: KUR Bunga 0 Persen Jadi Senjata Lawan Rentenir

/ Minggu, 08 November 2026 / 22.27.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM-TAPANULI SELATAN – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Jafar Syahbuddin Ritonga, M.BA., DBA, mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu yang tergabung dalam Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, serta bersama-sama memerangi kemiskinan, judi online dan penyalahgunaan narkoba.


Ajakan tersebut disampaikan Wabup saat menghadiri Pengajian Akbar BKMT Kecamatan Angkola Timur di Pintu Langit Julu, Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur, Minggu (8/11/2026). Kehadiran Wabup merupakan bentuk pelaksanaan arahan dan bimbingan Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A., yang pada kesempatan tersebut berhalangan hadir karena agenda pemerintahan lainnya.


Dalam sambutannya, Wabup Jafar terlebih dahulu menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Gus Irawan kepada seluruh jamaah BKMT. Ia juga mengapresiasi konsistensi BKMT Angkola Timur dalam menyelenggarakan pengajian rutin sebagai wadah memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi dan meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat.


Menurut Jafar, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi penguatan moral, pendidikan agama dan kesejahteraan keluarga.


Salah satu perhatian utama yang disampaikan Wabup adalah persoalan ekonomi masyarakat, terutama kaum ibu yang masih terjerat pinjaman berbunga tinggi atau praktik rentenir.


Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang pernah diterimanya, terdapat masyarakat Tapanuli Selatan yang terlibat pinjaman dengan bunga sangat tinggi. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Berkah dengan bunga 0 persen melalui kerja sama dengan Bank Sumut.


"Kami bersama Pak Bupati berpikir, apa yang bisa kita lakukan agar masyarakat, khususnya kaum ibu, tidak lagi terjerat rentenir. Karena itu, kami menghadirkan program KUR Berkah 0 persen. Silakan dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha produktif maupun usaha pertanian," ujar Jafar.


Ia meminta kaum ibu yang memiliki usaha atau berkeinginan mengembangkan kegiatan ekonomi keluarga agar membentuk kelompok dan mendaftarkan diri melalui mekanisme yang telah disiapkan. Pemerintah daerah, katanya, akan mendorong percepatan pelayanan agar akses pembiayaan tersebut benar-benar dapat dirasakan masyarakat.


Jafar juga mencontohkan potensi usaha pertanian jagung yang telah dikembangkan masyarakat. Dalam panen perdana di Desa Baringin, Kecamatan Sipirok, sebelumnya, produktivitas jagung mencapai sekitar 8 ton per hektare. Dengan harga jual sekitar Rp6.000 per kilogram, hasil panen satu hektare berpotensi menghasilkan omzet sekitar Rp48 juta.


Menurutnya, peluang tersebut dapat menjadi salah satu alternatif usaha produktif bagi masyarakat, termasuk kaum ibu, dengan memanfaatkan akses pembiayaan KUR Berkah.


Selain kaum ibu, Wabup juga mendorong generasi muda atau Naposo Nauli Bulung agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan potensi pertanian dan perkebunan sebagai sumber penghasilan.


Ia mencontohkan penyaluran bantuan bibit kakao untuk pengembangan lahan seluas 48 hektare kepada kelompok anak muda di kawasan Benteng Huraba, dengan nilai bantuan hampir Rp100 juta.


Jafar meminta kelompok Naposo Nauli Bulung di Kecamatan Angkola Timur yang telah terbentuk agar berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk memperoleh dukungan serupa.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyia-nyiakan peluang pembiayaan pemulihan ekonomi yang dialokasikan pemerintah pusat melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.


Dalam kesempatan itu, Jafar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama seluruh unsur terkait sedang menggalakkan gerakan menghadapi tiga persoalan besar yang disebutnya sebagai tiga perang, yakni perang melawan kemiskinan, perang melawan judi online, dan perang melawan narkoba.


Ia mengajak BKMT, tokoh agama, tokoh masyarakat, para orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam gerakan tersebut.


Menurutnya, ketiga persoalan itu membutuhkan keterlibatan bersama karena dampaknya tidak hanya dirasakan individu, tetapi juga dapat mengganggu ketahanan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.


"Kami mohon dukungan para ustadz, tokoh agama dan seluruh masyarakat. Mari bersama-sama membantu pemerintah dalam perang melawan kemiskinan, judi online dan narkoba. Kita tidak boleh membiarkan persoalan ini merusak keluarga dan generasi muda kita," tegasnya.


Pada kesempatan yang sama, Wabup Jafar turut mengajak kepala sekolah, guru dan orang tua untuk berpartisipasi menyukseskan Olimpiade Sains tingkat SD dan SMP yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Tapanuli Selatan pada 24 November 2026.


Olimpiade tersebut didukung oleh PT. Agincourt Resources melalui sponsor yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Jafar meminta seluruh sekolah mengikutsertakan peserta didiknya agar kesempatan berkompetisi dan mengembangkan prestasi akademik dapat dimanfaatkan secara luas.


Ia juga mengingatkan pentingnya pemerataan perhatian terhadap sekolah-sekolah yang menunjukkan prestasi dan partisipasi dalam kegiatan tersebut.


Selain pendidikan, Wabup mendorong pelaksanaan program isbat nikah bagi pasangan suami istri yang belum memiliki dokumen perkawinan resmi. Program tersebut direncanakan dapat dilaksanakan di Kecamatan Angkola Timur sebelum peringatan Hari Jadi Tapsel pada 24 November mendatang.


Melalui isbat nikah, masyarakat diharapkan memperoleh kepastian hukum perkawinan sekaligus kemudahan dalam mengurus buku nikah, kartu keluarga dan dokumen kependudukan lainnya.


Jafar bahkan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mengupayakan pembebasan biaya pelaksanaan isbat nikah bagi masyarakat pada tahun 2027 melalui penganggaran APBD, sehingga semakin banyak pasangan yang dapat memperoleh legalitas perkawinan.


Ia juga menyebutkan bahwa pelayanan isbat nikah dan pelayanan sosial lainnya telah dijadwalkan pada 12–13 November 2026 di Pondok Pesantren Darul Mursyid dengan peserta dari Kecamatan Aek Bilah dan Saipar Dolok Hole.


Di hadapan jamaah BKMT, Jafar juga mengungkapkan kedekatan emosional dan historisnya dengan Kecamatan Angkola Timur, khususnya kawasan Simanosor dan Tabusira.


Ia menceritakan bahwa keberadaannya tidak terlepas dari sejarah keluarganya dengan masyarakat setempat. Bahkan, saat ibundanya mengandung, pernah mendapat bantuan dari seorang warga Tabusira yang membantu melalui pengobatan tradisional.


Karena itu, ia mengaku memiliki ikatan tersendiri dengan masyarakat Angkola Timur dan berharap berbagai program pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.


"Jangan heran kalau saya memiliki perhatian khusus terhadap Angkola Timur. Ada sejarah keluarga saya di sini. Saya tidak pernah melupakan kebaikan masyarakat yang pernah membantu keluarga saya," ungkapnya.


Sebelumnya, Ketua BKMT Kecamatan Angkola Timur, Hajjah Dewi Darma Ritonga, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati beserta rombongan dalam kegiatan pengajian akbar tersebut.


Ia menjelaskan bahwa pengajian akbar BKMT dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai sarana memperdalam ilmu agama, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kebersamaan masyarakat.


Dewi juga mengajak seluruh kepala desa dan masyarakat agar lebih aktif menghadiri kegiatan pengajian, karena menurutnya kegiatan tersebut merupakan kesempatan untuk menambah bekal keagamaan dan memperkuat kehidupan spiritual.


Dalam sambutannya, ia turut menyampaikan perhatian terhadap tiga orang putra-putri Angkola Timur yang berhasil memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Mesir, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.


Namun, keterbatasan ekonomi keluarga menjadi salah satu kendala dalam pembiayaan keberangkatan mereka. Karena itu, ia mengajak jamaah untuk bergotong royong memberikan bantuan secara sukarela agar cita-cita anak-anak tersebut dapat terwujud.


"Kita doakan anak-anak kita ini berhasil menuntut ilmu dan kelak kembali untuk menerangi kehidupan agama di Angkola Timur. Mari kita bantu sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing," ajaknya.


Sementara itu, Camat Angkola Timur, Ahmad Yunansyah Lubis, S.STP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, kepala desa, kepala sekolah, tenaga kesehatan dan jamaah yang telah menghadiri kegiatan tersebut. Ia berharap partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan seperti pengajian akbar dapat terus ditingkatkan.


Kegiatan ditutup dengan penyampaian ucapan terima kasih dari pengurus BKM Al-Ihsan, RM Jamal Nasution, kepada Wakil Bupati, jajaran pemerintah kabupaten, pengurus BKMT serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya pengajian akbar tersebut.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berharap penguatan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi, peningkatan pendidikan dan pembangunan ketahanan sosial masyarakat.


Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan komitmen Tapanuli Selatan untuk terus bergerak dalam semangat "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat."(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: