Kolam Renang Marelan City di Medan Marelan kembali buka pasca korban tewas tenggelam. POSKOTA/HERIYANTO
POSKOTASUMATERA.COM-MEDAN, Polisi
masih mendalami tragedi tewasnya pengunjung kolam renang Marelan City 11 Juli
2016 silam. “Kami masih mendalami tragedi tewasnya pengunjung kolam renang.
Kesulitan kami, keluarga korban tak mau diotopsi,” tegas Kapolres Pelabuhan
Belawan AKBP Tri Setiadi, Selasa (20/9) via ponselnya.
Dilanjutnya,
polisi belum menentukan status hokum penanggungjawab Kolam Renang Marelan City
dan sesuai info antara pengelola bersama orangtau korban telah berdamai.
“Yang
kami dengar antara pengelola kolam renang dan orangtua korban telah berdamai.
Namun kami masih mendalami tragedi untuk mengetahui ada tidaknya unsur
kelalaian,” terangnya.
BELUM
DAFTAR PAJAK
Menyangkut
perizinannya, Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas Pendapatan Daerah (UPT
Dispenda) VII, Satria Rizal menyatakan sampai saat ini Kolam Renang Marelan
City belum mendaftar menjadi wajib pajak daerah.
“Kami
telah sempat meyampaikan formulir pendaftaran pajak daerah, namun sampai saat
ini masih belum diserahkan pengusaha pendaftarannya,” ujar Satria Rizal, Senin
(20/9) via ponselnya.
Menyangkut
jenis permainan di Marelan City memiliki Water Boom hingga harus didaftarkan
menjadi wajib pajak daerah yakni pajak hiburan sesuai Peraturan Daerah Kota
Medan.
Diberitakan
sebelumnya, pengusaha Kolam Renang Marelan City Jalan Rahmad Budin Medan
Marelan Joni nekad membuka lagi wahana bermain anak ini.
Padahal
kasus kematian Alm. Delis Tina Hidayat (6) warga jalan Baru Lingkungan XV Kel.
Terjun Medan Marelan yang tenggelam pada 11 Juli 2016 hingga kini belum jelas
pengungkapannya.
Saat
kejadian, pengusaha kolam renang itu sempat diamankan ke Polsekta Medan Labuhan
dengan sangkaan kelalaian dan mengoperasional usaha tanpa izin, namun tak tahu
ujung pangkalnya hingga kini polisi seolah mendiamkan perkara ini.
Sekedar
mengingatkan, Gadis Cilik bernama Delis Tina Hidayat (6) warga Jalan Baru
Lingkungan XV, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan mengalami nasib naas,
Senin (11/7/'16)) sekitar pukul 11.00 Wib.
Anak ke dua dari pasangan Ike Farida dan Syarif Hidayatullah, tewas tenggelam di Kolam Renang Marelan City Family Club (MCFC) Jalan Kapten Rahmad Budin Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. (PS/TIM)
Anak ke dua dari pasangan Ike Farida dan Syarif Hidayatullah, tewas tenggelam di Kolam Renang Marelan City Family Club (MCFC) Jalan Kapten Rahmad Budin Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. (PS/TIM)
