Kutip Uang Bangku, Kasek MAN Kabanjahe Acuhkan Larangan Pungli

/ Selasa, 19 September 2017 / 00.59.00 WIB
PUNGLI: Narasumber menjelaskan dugaan pungli di MAN Kabanjahe. POSKOTA/ BUDIMAN S

POSKOTASUMATERA.COM-TANAH KARO-Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabanjahe Hotman Efendy Tanjung M.Pd diduga mengabai larang pungutan liar (pungli) sebagaimana tertuang dalam Permendikbud No 75 Tahun 2016.

Berbagai sumber yang dihimpun poskotasumatera.com, Sabtu (16/09) mengaku, dalam Perimaan Siswa Bari (PSB) 2017 ini, sekolah ini menetapkan kutipan uang bangku untuk siswa baru senilai Rp. 100.000,- persiswa. Lain lagi dana perlombaan kebersihan dan lainnya mencapai puluhan ribu persiswanya.

Selain pungli, sumber menjelaskankan, Kasek MAN Kabanjahe juga tak transparan dalam mengelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS). “Penggunaan dana BOS pun tak transparan dan adanya pungli atas uang bangku dan lainnya seperti sekolah itu tak memiliki dana BOS,” kata sumber.

Dugaan pungli di MAN Kabanjahe semakin nyata saat salah seorang kerabat siswa MAN Kabanjahe berinisial WT (29) warga Kabanjahe di temui wartawan di sekitar gerbang sekolah.

WT mengaku saudaranya yang saat ini duduk di kelas XII  juga kena pungli. Namun dia enggan merinci lebih jauh karena mengkhawatirkan adanya kesan negative dari pihak sekolah.

“Kapan - kapan aja ya pak, saya  kasih tau, nanti ngak enak di lihat guru guru di sini, nanti mereka tau saya yang membocorkan" ujar WT singkat sembari menjauhi wartawan.

Menanggapi hal ini pemerhati pendidikan di Karo, SS (46) warga kelurahan  Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe mengatakan akan melaporkan masalah pungli di MAN Kabanjahe ke Dinas Pendidikan Sumut agar diselidiki kebenarannya. "Dalam waktu dekat, saya akan kumpulkan data dan saksi saksi terkait dugaan pungli dan korupsi kepala sekolah, saya akan bawa hal ini ke ranah hokum," ujar SS singkat

Kasek MAN Kabanjahe  Hotman Efendy Tanjung M.Pd  yang akan dikonfirmasi poskotasumatera.com terkesan menghindar. Bahkan saat Hotman terlihat ada di lapangan sekolah, namun tak mau dikonfirmasi bahkan salah seorang staff menutup gerbang sekolah guna menghalangi wartawan memperoleh keterangan orang nomor satu di MAN Kabanjahe ini. (PS/ BUDIMAN S)




Komentar Anda

Terkini: