Jukir Yang Diduga Liar Ancam Pedagang, Riva Tuahta Damanik : Sudah Ngancam, Minta Damai.

/ Kamis, 01 September 2022 / 13.00.00 WIB
Foto : kiriman Riva Tuahta Damanik

POSKOTASUMATERA.COM - LABUHANBATU - Riva Tuahta Damanik (32) warga Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu resah dengan kehadiran juru parkir yang diduga liar berada di depan lapak jualannya di Pasar (pajak) Sei Berombang, Kamis (1/9/2022) sekira pukul 08.30 Wib.

Riva mengisahkan, pada hari Rabu,  31 Agustus 2022, ketika mau  berangkat ke kantor dimana dirinya bekerja. Ketika akan keluar dari rumahnya, terkejut banyak sepeda motor terparkir di depan pintu rumahnya. 

"Saya mau keluar dari rumah mau kerja. Terkejut saya pak, banyak kereta (sepeda motor) di depan pintu rumah. Saya enggak ambil pusing, saya langsung geser satu (sepeda motor) yang terparkir untuk bisa keluar. Tiba - tiba, saya didatangi perempuan yang saya kenal sebagai istri juru parkir (jukir) diduga tak memiliki izin yang namanya Rizal memaki - maki saya. Ya heran sekali pak,"kisahnya, dan sempat berlaga argumen, Kamis (1/9/2022).

Riva Tuahta pun meninggalkan wanita tersebut. Hanya berjarak 100 meter untuk mengambil sepeda motornya, Rizal yang disebutkannya jukir diduga tanpa izin ini menghampirinya. "Saya tinggalkan adu mulut dengan perempuan itu pak. Lantaran saya malas ribut dan takut telat masuk kerja. Sewaktu mengambil motor saya, Rizal itu datang ke saya dan mengancam dan mau menumbuk saya. Terkejut lagi lah saya pak,"sambungnya.

Tak mau memperpanjang, Riva Tuahta meninggalkan juru parkir yang diduga ilegal alias tanpa izin tersebut. Ke-esokan harinya, sekira pukul 08.00 Wib, biasanya membuka dagangannya yakni berjualan alat tulis kantor dan counter pulsa. Riva Tuahta semakin terkejut dengan perlakuan Jukir yang diduga tak berizin/ilegal tersebut.

"Saya berjualan kemudian kereta (motor) dari parkir juru liar sama sekali tidak memberi jalan pada saya yang berdagang. Sehingga pembeli tidak bisa membeli dagangan saya, sehingga saya sampaikan kepada juru parkir istri Rijal untuk memberi saya jalan sambil mengatakan, pikirkan makan saya jgn pikirkan makan mu saja,"terangnya.

Selanjutnya, akibat komplain, Riva Tuahta kembali kena ancam dari Jukir tersebut. Kata Riva, Jukir yang bernama Rizal itu mau menganiaya dirinya.

"Kena ancam lagi pak. Saya mau ditumbuk (pukul). Saya merasa terganggu kenyamanan, dan keamanan. Saya terganggu dibuat juru parkir liar ini yang tidak mempunyai surat tugas dan karcis parkir, berbuat semen mena terhadap saya yang berdagang," keluhnya.

Merasa terganggu kenyamanan dan keamanan, Riva Tuahta melaporkan hal kejadian tersebut ke PD Pasar Sei Berombang. Di PD Pasar Sei Berombang, Riva tidak dapat keadilan sedikitpun. Bahkan, melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polisi, jauh dari harapan yang diterimanya. 

"Respon jukir tak resmi dan ancaman ke PD Pasar, tidak ada tanggapan. Ke Polsek, jauh dari harapan,"katanya dalam pengaduannya ke Poskotasumatera.com via WhatsApp, Kamis (1/9/2022) sekira pukul 14.15 Wib.

Dari kejadian yang dialami, Riva meminta kepada Bupati dan Kapolres Labuhanbatu untuk dapat menindak lanjuti laporannya tersebut.

"Saya tidak tau, mau melaporkan kemana lagi. Jadi, saya lihat medsos (media sosial) Facebook akun Poskotasumatera.com untuk menyampaikan keluh kesah saya ini untuk dapat diberitakan,"katanya.

Usai melakukan wawancara dengan redaksi Poskotasumatera.com via aplikasi Whatsapp, Riva Tuahta kembali mendapat kabar dari pihak jukir yang diduga tak berizin tersebut.

"Ada yang menghubungi saya via telepon. Untuk berdamai dengan jukir (Rizal) itu,"ucapnya sembari menunjukan adanya surat perdamaian yang diminta pihak Rizal. 

Belakangan diketahui, juru parkir seputaran Pasar Sei Berombang bernama Usrizal Munthe. Usrizal Munthe ikut organisasi Kepemudaan yang kerap sekali nama organisasi tersebut lekat dengan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih tahun 2021 pada pemungutan suara ulang (PSU) yang saat ini sedang memimpin. (PS/Red-05)

Komentar Anda

Terkini: