Waspadai Penularan Virus Polio Yang Sangat Berbahaya

/ Selasa, 26 Maret 2024 / 15.34.00 WIB

Ilustrasi Virus Polio 

POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE - Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe Safwaliza melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Cut Fitri Yani mengatakan penularan virus polio sangat berbahaya. Maka itu, cakupan vaksinasi polio yang tinggi akan bisa memutus mata rantai penularan virus polio tersebut.

“Karena begitu kena, sudah cacat, kita tidak bisa balik lagi. Jadi pencegahan untuk penyakit ini memang yang utama supaya tidak kena,” sebut Cut Fitri.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat  ini mengatakan kasus polio yang terjadi di Aceh, diakibatkan menurunnya cakupan imunisasi. Di sisi lain, juga terdapat ketakutan orang tua terhadap imunisasi polio pada anak.

“Jadi doakan jangan sampai kena. Tapi kita tidak cukup untuk berdoa, ikhtiar saja masih bisa terjadi. Karena apa, virus itu dia butuh yang ngeblog-nya, dia butuh inang, butuh kita. Nah kita masih ini dengan suka rela, tanpa kita sadar karena kita tidak memproteksi dengan antibodi,” ujar Cut Fitri SKM.

Pembangunan kesehatan, menurutnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. 

Dalam kerangka mencapai tujuan tersebut, pembangunan kesehatan dilaksanakan secara terarah, berkesinambungan dan realistis.

Skema Virus Polio 

“Kita enggak perlu kena ‘polio’, kena sakit aja lama berbaring. Enggak cuma hoyong, berdiri aja jatuh tubuh kita,” ujar sang Kabid Kesmas  Dinkes Lhokseumawe.

Cut Fitri berharap imunisasi polio pada anak dilakukan secara lengkap sebanyak empat kali dalam periode usia nol sampai empat bulan baik secara oral atau tetes maupun suntik. Karena, jika anak sudah terkena polio akan mengalami lumpuh layu lemas dan sifatnya akan permanen dan tidak kembali semula selama seumur hidup.

“Makanya upaya yang kami lakukan itu tidak bisa cukup maksimal akibat sudah ada, sudah terjadi perubahan. Jadi memang otak ini, susunan sistim saraf kita tidak ada yang namanya regenerasi. Kalau dia sudah ada kerusakan maka permanen,” imbuh Cut Fitri 

“Vaksinasi merupakan cara mencegah penyakit polio yang paling efektif. Namun, selain itu, langkah-langkah seperti menghindari jajan sembarangan, sering mencuci tangan dan menghindari orang sakit juga bisa membantu mencegah infeksi virus tersebut.”

Polio bisa menyerang siapa saja dari segala usia, tapi anak-anak di bawah usia lima tahun lebih rentan mengalami penyakit tersebut. Untungnya, sekarang sudah ada vaksin polio yang bisa memberi perlindungan pada tubuh dari penyakit berbahaya tersebut. Selain dengan vaksinasi ada juga cara-cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mencegah polio.  (ADV)


Komentar Anda

Terkini: