POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL- Langit biru di atas Desa Siuhom, Kecamatan Angkola Barat, Senin (5/5/2025), seolah menjadi saksi lahirnya sebuah babak baru dalam perjalanan desa kecil ini. Di Aula Madrasah Desa, ratusan warga berkumpul dalam Musyawarah Desa Khusus yang penuh semangat, menyatukan tekad untuk membentuk Koperasi Desa Merah Putih—sebuah tonggak penting menuju kemandirian ekonomi yang berbasis kebersamaan.
Dipandu doa haru oleh tokoh agama Rosulan Lubis, acara dibuka dengan rasa harap dan keyakinan. Ketua BPD Muhammad Arifin Dalimunthe memompa semangat peserta, menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar organisasi, tetapi kendaraan menuju kesejahteraan yang dikendalikan oleh warga sendiri.
Kepala Desa Siuhom, Amantua Simamora, dengan penuh semangat menyatakan bahwa pendirian koperasi ini bukan hanya menjalankan amanah undang-undang, tapi juga menjawab panggilan masa depan. “Ini langkah strategis yang akan memperkuat pondasi ekonomi desa,” ujarnya.
"Mewakili Camat Angkola Barat, Sekcam Raja MP Harahap, SE menggarisbawahi pentingnya koperasi ini sebagai bagian dari strategi menuju Indonesia Emas 2045. Tak ketinggalan, tenaga ahli dari kementerian yang hadir menekankan bahwa koperasi adalah wujud nyata nilai-nilai Pasal 33 UUD 1945—pilar pembangunan ekonomi bangsa dari akar rumput.
Hasil musyawarah menetapkan pengurus koperasi yang siap membawa visi besar ini: Ardiansyah Dalimunthe sebagai Ketua, Parnauli Dalimunthe sebagai Wakil Ketua, Masnadia Ritonga sebagai Sekretaris, dan Lipber Pasaribu sebagai Bendahara. Pengawasan diemban oleh Kepala Desa, Ketua BPD, dan tokoh perempuan setempat, Nurmaia Ritonga.
Sekretaris Dinas Perdagangan dan Koperasi UKM Tapanuli Selatan, Hotmatua Rambe, S.Sos, M.Kes, menyebut momen ini sebagai titik berangkat menuju masa depan yang lebih sejahtera. “Dari desa kecil inilah, semangat besar bangsa tumbuh,” tuturnya.
Kebersamaan yang tampak dari hadirnya berbagai elemen masyarakat—mulai dari pemerintah daerah, Babinsa, PKK, hingga tokoh adat—menunjukkan bahwa Koperasi Merah Putih bukan sekadar program, melainkan gerakan rakyat. Gerakan yang tumbuh dari desa, untuk desa, dan oleh desa.
Dengan semangat Merah Putih yang membara, Desa Siuhom kini melangkah maju—menuju masa depan yang lebih cerah dengan fondasi ekonomi yang kuat, kebersamaan yang kokoh, dan semangat gotong royong yang abadi.(PS/BERMAWI)


