POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Di pagi yang penuh kedamaian, di bawah langit Sipirok yang berselimut kabut tipis, suasana Masjid Agung Syahrun Nur berubah menjadi lautan air mata haru dan doa. Sebanyak 174 jemaah calon haji asal Tapanuli Selatan, Sabtu (24/5/2025), dilepas menuju Tanah Suci, memulai babak suci dalam perjalanan hidup mereka—perjalanan yang disebut Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, sebagai “perjalanan terindah dalam hidup ini.”
Meskipun tak dapat hadir langsung karena menghadiri wisuda putrinya di Amerika Serikat, Gus Irawan menyampaikan pesannya yang menyentuh melalui rekaman dan kepercayaan penuh pada Wakil Bupati H. Jaffar Syahbuddin Ritonga yang melepas jemaah hingga ke Asrama Haji Medan.
“Saya titip doa untuk Tapanuli Selatan. Jagalah kesehatan, jagalah kekompakan. Ini bukan hanya ibadah, ini amanah,” pesannya, yang langsung disambut isak tangis para jemaah dan keluarga yang mengantar.
Momen haru semakin terasa ketika azan dikumandangkan oleh Wakil Ketua DPRD Tapsel, H. Abdul Basith Dalimunthe. Tangis pun pecah, seiring pelukan hangat, lambaian tangan, dan linangan air mata yang mengiringi langkah kaki para tamu Allah menuju bus yang akan membawa mereka ke embarkasi.
Kepala Kemenag Tapsel, H. Masin Rambe, turut mengingatkan agar para jemaah tak sungkan berkomunikasi dengan petugas jika menemui kendala. “Ibadah haji bukan soal kekuatan fisik saja, tapi juga soal kebersamaan dan kepatuhan terhadap aturan,” ujarnya.
Sebanyak 61 jemaah laki-laki dan 113 perempuan ini berasal dari 14 kecamatan di Tapanuli Selatan, tergabung dalam Kloter 20. Pelepasan mereka turut disaksikan oleh Forkopimda, Sekda, camat, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan dan perempuan, menandakan dukungan dan doa kolektif dari seluruh elemen masyarakat.
Keberangkatan ini bukan sekadar perpisahan sementara—ia adalah awal dari perjalanan spiritual menuju ampunan, keberkahan, dan harapan baru bagi pribadi dan daerah tercinta. (PS/BERMAWI)
