GAWAT !!! Nomor Plat Mobil Saksi Pelapor Lakalantas Lantas Berubah Dari BK 1177 HT Menjadi 1493 RR

/ Senin, 04 Agustus 2025 / 12.14.00 WIB

 


POSKOTASUMATERA.COM-MEDAN-Kecelakaan yang terjadi pada Hari Senin, 31 Maret 2025 di Jl.Asrama simpang Asrama Dodik Medan Helvetia antara Mobil Daihatsu Ayla BK 1177 HT yang tidak diketahui nama pengemudinya dengan Honda Supra x 125 BK 6460 US dikendarai oleh Hardianto kini menjadi perhatian publik karena, Plat mobil saat kejadian bisa berubah saat pihak pengemudi mobil membuat laporan polisi yaitu menjadi BK 1493 RR.

BACA JUGA :

https://www.poskotasumatera.com/2025/07/pihak-keluarga-menduga-adanya-upaya.html?m=1

Dikonfirmasi awak media kepada Hardianto dan istrinya Putri Wulandari pengendara sp.motor, diterangkan bahwa saat terjadi kecelakaan mobil Daihatsu Ayla warna putih BK 1177 HT sempat ditahan warga di rumah ayahnya yang tak jauh dari tempat kejadian dan supir tidak mau menunjukan SIM dan STNK Mobil tersebut.

" Saat kejadian, mobil Daihatsu Ayla BK 1177 HT tersebut sempat dititipkan warga di rumah ayah mertua saya karena supir mobil tidak mau menunjukan SIM dan STNK mobilnya dan selanjutnya di jemput oleh Pak Horas Petugas Polisi dibawa ke Polsek Medan Helvetia", jelas Putri kepada awak media.

Ditanya kapan mereka tau plat mobil tersebut berubah, suami istri tersebut mengatakan saat menerima surat panggilan dan akan di mintai keterangan oleh Aipda Napitupulu, S.H Penyidik Pembantu(Juper)  Polsek Medan Helvetia.

" Kami taunya saat menerima surat panggilan dari polisi untuk datang ke Polsek Medan Helvetia dan saat diambil keterangan dalam BAP, kami melihat dan membaca bahwa plat mobil tersebut menjadi BK 1493 RR", ungkap mereka.



Konfirmasi awak media kepada Iptu Azwar Kanit Lantas Polsek Medan Helvetia, mengatakan bahwa beliau tidak tau tentang plat mobil yang berganti karena Pelapor berhubungan sama Aipda DH.Napitupulu sebagai penerima laporan.

" Masalah bergantinya plat mobil, yang tau hanya DH.Napitupulu saya gak tau", jelas Iptu Azwar kepada awak media di salah satu warung di depan Polsek belum lama ini.

Viral di beberapa media, kasus ini menjadi perhatian Unit Paminal Polrestabes Medan dan sempat memanggil Hardianto bersama istrinya datang ke Mapolrestabes Medan untuk dimintai keterangan oleh petugas yang mengaku bernama Ilham.

Setelah kurang lebih 2 jam diperiksa diambil keterangan oleh petugas Hardianto bersama Putri Wulandari yang kala itu didampingi awak media untuk meninggalkan Polrtabes Medan.(15/06/2025).

Mengaku adanya pergantian Pimpinan Unit Paminal, Ilham mengaku belum dapat melaksanakan gelar perkara terhadap kasus ini.

" Karena pergantian pimpinan, kami belum dapat melaksanakan gelar perkara terhadap kasus tersebut bang mohon sabar ya", jelas Ilham melalui seluler WhatsApp kepada awak media.

Ditanya terkait kelanjutan perkara lakalantas yang saat ini ditangani petugas lantas Polsek Medan Helvetia yang diduga prosesnya ada yang tidak beres," kalau proses yang kini ditangani penyidik di sana, kami tidak bisa campuri kalau proses di unit Paminal tetap akan kita proses bang", terang Ilham.

Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Suara Masyarakat (DPP FKSM) Abd.Latif Nasution, SS, mengatakan sangat menyayangkan kinerja petugas Lantas di Polsek Medan Helvetia tersebut sebab, Petugas Kepolisian Republik Indonesia yang sudah dibekali ilmu pendidikan tidak bisa menentukan mana laporan yang benar atau salah.

" Berganti nomor Plat Mobil Saksi kecelakaan dari BK 1177 HT menjadi BK 1493 RR, anak kecil aja tau bahwa itu beda jadi, dalam hal ini tentu lebih mudah seorang penyidik untuk bersikap tegas terhadap Pelapor yaitu pemilik mobil untuk menentukan apakah laporan benar atau tidak", ungkap Abd.Latif kepada awak media sambil senyum.(04/08/2025).

Lanjutnya lagi," kami juga dua kali melayangkan surat ke Kapolrestabes Medan terkait hal ini namun hingga saat ini belum ada balasan tapi, kami berjanji akan mengawal masalah ini hingga selesai dan dalam waktu dekat kita akan layangkan surat DUMAS ke Kapolda Sumatera Utara", Pungkasnya.

Hingga berita ditayangkan, belum ada jawaban dari Iptu Azwar Kanit Lantas Polsek Medan Helvetia yang konfirmasi awak media melalui pesan singkat WhatsApp meski terlihat contreng dua di laman WhatsApp awak media.(PS/IG).






Komentar Anda

Terkini: