Agincourt Resources Gelar Pagelaran Adat Tapanuli Selatan: Warisan Budaya yang Menyatukan Pesona Nusantara

/ Minggu, 09 November 2025 / 17.02.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL — Di tengah gempuran modernisasi dan derasnya arus teknologi, suara gondang dan alunan tor-tor kembali menggema di Sopo Daganak, Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Minggu (9/11/2025). Hari itu, Aula Sopo Daganak berubah menjadi panggung budaya yang sarat makna, ketika PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menghadirkan kembali “Pagelaran Adat Tapanuli Selatan: Warisan Budaya, Pesona Nusantara.” Ini adalah perayaan yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menghangatkan hati.

Ribuan warga dari Kecamatan Batang Toru dan Kecamatan Muara Batang Toru datang berbondong-bondong. Dari anak-anak, remaja yang mengenakan pakaian adat, hingga para orang tua yang tersenyum haru melihat generasi muda menari diiringi musik tradisional. Semua larut dalam suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan. Lagu Indonesia Raya menggema di awal acara, diikuti Mars Martabe dan doa bersama — simbol bahwa adat, tanah air, dan kebersamaan selalu berjalan seiring.

Acara ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Agincourt Resources yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan pelestarian budaya. Rangkaian acara pun semarak, mulai dari fashion show “Naposo Nauli Bulung,” pertunjukan Mar Osong Osong, Makkobar, hingga lucky draw yang menambah keceriaan masyarakat. Namun, di balik kemeriahan itu, tersimpan pesan mendalam: budaya adalah akar yang harus terus dijaga agar bangsa tidak kehilangan jati dirinya.

Tim Juri sebanyak 3 orang antara lain  LKP Duma Salon bersama dua lembaga lainnya menyampaikan bahwa tim juri adalah independent dan tidak memihak kepada siapapun. Hasil keputusan juri final dan memikat tidak dapat diganggu gugat," ucapnya.

Dalam sambutannya, Christine Pepah, Senior Manager Community PT Agincourt Resources, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara tahunan, melainkan komitmen nyata perusahaan untuk menjaga nilai-nilai luhur masyarakat Tapanuli Selatan.

“Kami ingin generasi muda memahami bahwa adat bukan sekadar masa lalu. Ia adalah panduan moral dan sosial yang menuntun kita untuk saling menghormati dan menjaga keseimbangan hidup,” ujarnya penuh semangat.

Christine juga bercerita tentang antusiasme warga yang meningkat setiap tahun. Dengan melibatkan tokoh-tokoh adat sebagai pendamping kegiatan, pihaknya terus berupaya menjadikan pagelaran ini wadah edukasi budaya yang berkelanjutan.

“Saya bangga melihat anak-anak tampil percaya diri mengenakan busana adat. Itu artinya, semangat budaya masih hidup di hati mereka,” tuturnya dengan senyum hangat.

Turut hadir dalam kegiatan itu yakni Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan, Efrida Yanti Pakpahan, STP., MM, yang menilai kegiatan ini selaras dengan upaya pendidikan karakter di sekolah.


“Kita punya filosofi Dalihan Na Tolu yang sangat kaya makna. Nilai saling menghormati dan bergotong royong ini harus kita tanamkan sejak dini agar anak-anak tumbuh beretika dan berkarakter,” ujarnya seraya mengapresiasi dukungan PTAR terhadap pendidikan budaya di daerah.

Sementara itu, Agus Simatupang, seniman senior yang telah mengabdikan hidupnya pada kesenian Tapanuli Selatan sejak 1983, memuji konsistensi PT Agincourt Resources.

“Pagelaran seperti ini adalah oase di tengah derasnya modernisasi. Ia mengingatkan kita bahwa di balik kemajuan, ada akar budaya yang tak boleh tercerabut,” katanya disambut tepuk tangan meriah para hadirin.

Puncak acara menjadi momen paling memukau: Lomba Fashion Show “Naposo Nauli Bulung.” Para peserta tampil anggun dalam busana adat yang penuh simbol dan filosofi. Setiap langkah mereka bukan sekadar pertunjukan, tetapi pernyataan cinta terhadap warisan leluhur. Ketika musik gondang bergema dan ulos dikibarkan, setiap orang yang hadir seolah diingatkan bahwa adat bukan sekadar tradisi, tetapi identitas yang hidup dan mengikat hati masyarakat Tapanuli Selatan.

Sore itu, ketika matahari mulai condong ke barat, suasana di Sopo Daganak masih dipenuhi tawa dan rasa haru. Di balik gemerlap acara, terselip kebanggaan yang tulus: bahwa di tangan masyarakat dan generasi muda, budaya akan terus berdenyut.

PT Agincourt Resources pun telah menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, menjaga agar nilai-nilai luhur tetap menyala di tengah pesona kemajuan zaman.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: