![]() |
| Pengumuman status Darurat Bencana Bencana |
POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE - Banjir dan hujan ekstrem yang melanda Kota Lhokseumawe semakin parah, dan telah mengakibatkan aktivitas warga di Kota yang dijuluki petro dolar lumpuh total. Kondisi ini terjadi di semua (68) Desa dalam wilayah pemerintahan Lhokseumawe.
Menanggapi bencana besar ini Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mengeluarkan surat resmi bahwa Lhokseumawe Darurat Bencana terhitung tanggal 26 November sd 11 Desember 2025 yang ditandatangani oleh Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH.MH.
" Pemerintah Kota Lhokseumawe menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana akibat banjir dan hujan ekstrem dengan Intensitas curah hujan beberapa hari terakhir ini sangat tinggi dan menyebabkan meluapnya beberapa aliran sungai dan menggenangi 68 desa di empat kecamatan", sebut Sayuti saat dilokasi banjir Gampong Meunasah Blang Muara Dua, Rabu 27 November 2025.
Kondisi ini mengakibatkan ribuan warga terpaksa mengungsi, dengan titik pengungsian yang terus berkembang, bahkan kantor Walikota telah kita persiapkan untuk tempat pengungsian selama masa darurat bencana banjir.
Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI–Polri dan unsur terkait telah melakukan evakuasi warga dari lokasi yang terdampak banjir parah.
Pembukaan Posko Informasi & Pengaduan Bencana di Lantai 1 Kantor Wali Kota Lhokseumawe. Pemko Lhokseumawe terus berkoordinasi agar penyaluran bantuan logistik, makanan siap saji, selimut, dan kebutuhan darurat lain dapat terpenuhi.
Selain itu, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, SH MH juga turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi banjir dan memastikan layanan penanganan darurat berjalan optimal.
Pemerintah Kota Lhokseumawe mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk, tetap waspada terhadap potensi hujan susulan, menghindari kawasan rawan banjir dan longsor, mengamankan dokumen penting serta barang berharga, mengikuti informasi resmi dari Pemerintah Kota melalui kanal komunikasi yang tersedia.
Masa status Tanggap Darurat Penanangan Bencana Alam berlangsung selama 16 hari 26 November - 11 Desember 2025 dan dapat diperpanjang apabila diperlukan, demikian tegas Walikota Lhokseumawe Sayuti Abubakar. (PS/DAMRY)
Berikut Lokasi Banjir & Titik Pengungsian
Kecamatan Blang Mangat:
1. Mane Kareung
2. Rayeuk Kareung
3. Blang Cut
4. Mesjid Punteut
5. Ulee Blang Mane
6. Tunong
7. Baloi
Kecamatan Muara Dua:
1. Meunasah Alue
2. Panggoi
3. Meunasah Manyang
4. Meunasah Blang
5. Blang Cruem
6. Cut Mamplam
7. Meunasah Mesjid
8. Meunasah Mee
9. Uteun Kot
Kecamatan Banda Sakti:
1. Ujong Blang
2. Lancang Garam
3. Simpang Empat
4. Teumpok Teungoh
5. Gampong Jawa
6. Gampong Jawa Baru
7. Hagu Teungoh
8. Hagu Selatan
Kecamatan Muara Satu:
1. Ujong Pacu
2. Cot Trieng
3. Batuphat Barat
