POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN — Harapan baru mulai tumbuh di tengah masyarakat Desa Perkebunan PK, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara. Setelah bertahun-tahun berjibaku dengan keterbatasan air bersih terutama saat kemarau panjang, akhirnya pada tahun anggaran 2025 pemerintah desa memastikan pembangunan sumber air bersih menjadi program prioritas. Bagi warga, ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi jawaban atas kebutuhan paling mendasar yang selama ini mereka perjuangkan dengan penuh kesabaran.
Rencana pembangunan ini semakin memberikan harapan karena sumber air yang akan dimanfaatkan terletak sekitar tiga kilometer dari pemukiman warga. Hasil peninjauan lapangan menunjukkan debit air yang stabil serta kondisi geografis yang mendukung. Pembangunan jaringan pipa sepanjang tiga kilometer itu diharapkan mampu mengalirkan air dengan konsisten ke rumah-rumah warga, sekaligus mengurangi beban masyarakat yang selama ini harus berjalan jauh untuk mendapatkan air layak konsumsi.
Kepala Desa Perkebunan PK, Lumalo Harahap, menyampaikan bahwa program ini menjadi simbol komitmen pemerintah desa dalam menggunakan Dana Desa secara tepat sasaran demi peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Alhamdulillah, pada ADD tahun 2025 ini kita bisa memulai pembangunan yang sangat dinantikan masyarakat. Air adalah kebutuhan hidup. Ketika aksesnya terpenuhi, maka kesehatan, kenyamanan, dan aktivitas warga akan lebih baik,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Tahapan pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan terukur, mulai dari survei sumber air, penyusunan perencanaan teknis, pembangunan bak penampungan, hingga pemasangan jaringan distribusi. Pendekatan ilmiah dalam perencanaan turut menjadi bagian penting agar air yang dialirkan tidak hanya cukup, tetapi juga aman, layak konsumsi, serta berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.
Kabar pembangunan ini disambut hangat oleh warga desa. Banyak keluarga berharap hadirnya sumber air yang lebih dekat dan terjamin kualitasnya akan mengubah rutinitas mereka. Terutama bagi ibu rumah tangga yang selama ini harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memperoleh air bersih. Dengan adanya distribusi yang lebih mudah, mereka berharap dapat mengalokasikan waktu untuk kegiatan produktif dan menjaga sanitasi keluarga dengan lebih baik.
Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, pembangunan sumber air bersih ini juga menjadi langkah strategis desa menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata. Ketersediaan air yang stabil akan memperkuat ketahanan desa terhadap ancaman kekeringan serta mendukung pola hidup sehat dan keberlanjutan ekonomi rumah tangga.
Menutup penjelasannya, Kepala Desa Lumalo Harahap menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ini membutuhkan dukungan masyarakat. Ia berharap warga dapat ikut menjaga dan merawat fasilitas air yang akan dibangun agar manfaatnya bisa dirasakan hingga bertahun-tahun ke depan. “Pembangunan ini adalah milik kita bersama. Dengan kebersamaan, insyaAllah semuanya berjalan baik dan memberi berkah bagi seluruh warga,” ujarnya.(PS/BERMAWI)
