POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL — Suasana jelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Selatan ke-75 terasa hangat dan penuh harapan. Di tengah euforia itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Selatan, Ongku Muda Atas Sormin, SE., MM., menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan mendalam tentang pentingnya kebersamaan menjaga lingkungan. Dengan tema besar “Sinergitas Dalihan Natolu, Tapsel Bangkit”, ia menilai ulang tahun ini bukan sekadar seremoni, tetapi panggilan moral untuk merawat tanah kelahiran.
Dalam pernyataannya, Ongku Muda Atas Sormin menggarisbawahi bahwa Dalihan Natolu—nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat Tapsel—memiliki makna lebih dari sekadar adat. Nilai itu, menurutnya, adalah jiwa gotong royong dan semangat saling menopang, yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi persoalan lingkungan masa kini. “Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri. Lingkungan adalah rumah kita bersama,” ucapnya penuh empati.
Di balik pesan itu, tersirat kerisauan sekaligus optimisme. Kerisauan karena tantangan lingkungan seperti pencemaran, penebangan liar, hingga pengelolaan sampah semakin kompleks. Namun optimisme hadir ketika ia melihat partisipasi warga yang makin meningkat dalam berbagai gerakan ekologis. “Setiap pohon yang kita tanam, setiap sampah yang kita kelola dengan benar, itu adalah doa untuk masa depan Tapsel,” tuturnya.
Memasuki usia 75 tahun, Tapanuli Selatan, menurut Kadis LH, memiliki peluang besar untuk memperkuat identitasnya sebagai daerah yang kaya alam dan budaya. Ia mendorong agar pengelolaan lingkungan dilakukan secara ilmiah—berbasis data, riset, dan analisis kebutuhan ekosistem. Pendekatan ini dianggap penting agar pembangunan tidak hanya mengejar kemajuan, tetapi juga menjamin keberlanjutan hidup generasi mendatang.
Tak hanya soal teknis, Ongku Muda Atas Sormin juga menekankan pentingnya edukasi publik. Ia percaya, perubahan besar bermula dari langkah-langkah kecil masyarakat. Kebiasaan memilah sampah, menghemat air, hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai adalah contoh sederhana yang dapat mengubah wajah lingkungan. “Lingkungan yang baik bukan hadiah, tapi hasil kerja kita bersama,” katanya menyentuh.
Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mitigasi bencana, terlebih wilayah Tapsel yang rawan banjir dan longsor. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketangguhan daerah. “Ilmu dan kearifan lokal harus berjalan beriringan. Di sinilah semangat Dalihan Natolu diuji,” jelasnya.
Menutup pesannya, Ongku Muda Atas Sormin kembali mengucapkan selamat Hari Jadi ke-75 Kabupaten Tapanuli Selatan. Ia berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan cinta lingkungan terus tumbuh dari generasi ke generasi. “Dengan sinergi yang kuat, kita jaga alam kita, kita jaga Tapsel. Sebab masa depan daerah ini bukan milik hari ini saja, tapi milik anak cucu kita,” ujarnya dengan penuh harap. (PS/BERMAWI)
