Kalapas Labuhan Ruku Sosialisasikan Program Kuliah S-1 bagi WBP Lapas Tanjungbalai Asahan

/ Rabu, 26 November 2025 / 23.43.00 WIB

 


POSKOTASUMATERA.COM- BATUBARA

Komitmen pembinaan di lingkungan pemasyarakatan kembali menunjukkan kemajuan signifikan. Kalapas Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, memimpin sosialisasi program perkuliahan Strata-1 (S-1) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (26/11/2025), sebuah langkah monumental dalam membuka akses pendidikan tinggi dari balik tembok lapas.

Kegiatan yang digelar di Lapas Labuhan Ruku ini menjadi bagian dari terobosan besar untuk meningkatkan kualitas pembinaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Kalapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Refin Tua Simanullang, bersama Kasi Binadik Jawilson Purba, serta KPLP Trisno Tarigan.

Lapas Labuhan Ruku sebelumnya telah menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Muhammadiyah Asahan (UMMAS) untuk membuka program kuliah S-1 di dalam lapas. Program ini dirancang agar WBP tidak hanya dibekali keterampilan vokasional, tetapi juga kemampuan akademik yang dapat menjadi bekal berharga saat kembali ke tengah masyarakat.

Peresmian kelas perkuliahan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025.

“Kami telah menyusun jadwal untuk pelaksanaan peresmian perkuliahan S-1 Ilmu Hukum dari UMMAS. InsyaAllah bulan depan,” ujar Soetopo Berutu.

Dalam arahannya, Soetopo Berutu menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi perubahan hidup bagi setiap warga binaan.

“Pemasyarakatan hari ini membuka cakrawala dunia. Wargabinaan memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan selama pembinaan. Jangan pernah berhenti belajar. Untuk merubah suatu tatanan kehidupan, semuanya dimulai dari pendidikan,” pesannya.

Sementara itu, Kalapas Tanjungbalai Asahan, Refin Tua Simanullang, menyampaikan apresiasi atas langkah progresif tersebut.

“Program ini bukti bahwa pembinaan tidak hanya berhenti pada kemampuan vokasional, tetapi juga menyentuh aspek akademik. Ini membuka peluang baru bagi wargabinaan, dan kami berharap program seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi lapas lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, menjadi simbol sinergi dan komitmen kuat antar-lapas dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan bagi WBP.

Program ini diharapkan menjadi model pembinaan modern, humanis, dan berorientasi pada masa depan, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan untuk memberikan kesempatan kedua yang lebih bermartabat. 

(PS/SAUFI)

Komentar Anda

Terkini: