Ketua TP Posyandu Humbahas Intensifkan Lobi Ke Kementerian PUPR Untuk Pemenuhan Layanan Air Bersih 2026

/ Jumat, 21 November 2025 / 16.45.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,- Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Humbang Hasundutan, Ny. Erma Oloan P. Nababan, menjalani dua audiensi strategis dalam satu hari di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Air Minum, Sanitasi, dan kebutuhan Air Baku bagi masyarakat Humbang Hasundutan pada tahun anggaran 2026.

Audiensi pertama berlangsung pada pukul 12.30 WIB di Direktorat Jenderal Cipta Karya, dan diterima langsung oleh Direktur Air Minum, Oskar R.H. Siagian, beserta jajaran Direktorat Sanitasi. Dalam pertemuan tersebut, Ny. Erma hadir bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Anggiat Simanullang, 

Kadis Koperasi, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Nurliza Pasaribu, Plt. Kadis Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Dina V.W.O. Simamora, Plt. Kadis PMDP2A Indrawati Purba, Kabid Kawasan Permukiman Boima Tambunan, Kabid Perumahan Barita Manullang, serta perwakilan Bappelitbangda.

Dalam pemaparannya, Ny. Erma menyampaikan sejumlah usulan prioritas, antara lain:

  • Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) serta jaringan distribusi utama Kecamatan Tarabintang
  • Pengadaan jaringan perpipaan dan sambungan rumah (SR) untuk mendukung Inpres Air Minum SPAM Kecamatan Pollung dan Parlilitan
  • Pembangunan Reservoir Ibu Kota Kecamatan (IKK) Onan Ganjang
  • Pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Kabupaten Humbang Hasundutan

Pihak Direktorat Air Minum dan Sanitasi menyambut baik seluruh usulan tersebut dan meminta Pemkab Humbang Hasundutan segera memenuhi Readiness Criteria (RC) sebagai syarat pelaksanaan program.

Audiensi kedua dilanjutkan pada pukul 14.30 WIB di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), dan diterima oleh Direktur Air Tanah dan Air Baku, Dr. Ismail Widadi, ST., M.Sc., bersama jajaran. Fokus pertemuan ini kembali pada upaya pemenuhan kebutuhan air baku, terutama bagi wilayah yang selama ini mengalami kerawanan air minum.

Usulan yang disampaikan meliputi:

  • Pembangunan Air Baku Kecamatan Lintongnihuta
  • Pembangunan Air Baku Kecamatan Pakkat

Ditjen SDA menyatakan kesiapan mendukung, dengan catatan Pemkab segera menuntaskan RC berupa kesiapan lahan, Detail Engineering Design (DED), serta Surat Izin Pemakaian Air (SIPA).

Di akhir rangkaian audiensi, Ny. Erma Oloan P. Nababan menyampaikan harapan besar agar semua usulan dapat masuk dalam program tahun 2026, termasuk melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Air Minum dan Sanitasi. 

Ia menegaskan bahwa penguatan layanan air minum, sanitasi, dan air baku merupakan kunci peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di desa-desa yang selama ini menghadapi sulitnya akses air bersih.

“Semoga Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR dapat memberikan perhatian penuh agar kebutuhan dasar masyarakat Humbang Hasundutan dapat segera terpenuhi,” ujarnya. (PS/BN) 


Komentar Anda

Terkini: