Pengajian Akbar BKMT Kecamatan Muara Batangtoru, Bupati Tapsel Pastikan PLTA Batang Toru Segera Beroperasi, Siap Dongkrak Ekonomi Daerah

/ Kamis, 06 November 2025 / 15.41.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL —Udara pagi Dusun Bongal, Desa Muara Hutaraja, Kecamatan Muara Batang Toru, Selasa (5/11/2025) terasa begitu khidmat. Ratusan jamaah perempuan berseragam putih dari Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) tampak memenuhi halaman pengajian. Mereka datang bukan hanya untuk bersilaturahmi dan menimba ilmu, tetapi juga menyambut kabar besar yang membawa harapan baru bagi Tapanuli Selatan—kabar bahwa PLTA Batang Toru akan segera beroperasi.


Di hadapan para jamaah, Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menyampaikan dengan nada penuh semangat bahwa pembangunan PLTA Batang Toru kini telah memasuki tahap akhir, yaitu penggenangan bendungan. Air dengan kapasitas mencapai 18 juta meter kubik akan mulai diisi pada pertengahan November mendatang. “Perjalanan ini panjang, saya ikuti sejak masih menjadi Ketua Komisi VII DPR RI. Kini, Alhamdulillah, sudah di tahap final. Ini energi bersih dan terbarukan untuk masa depan,” ujar Bupati disambut tepuk tangan meriah jamaah.


Gus Irawan menegaskan, penggenangan bendungan itu tidak akan mengganggu irigasi pertanian maupun pasokan air warga. Pemerintah daerah dan pihak perusahaan telah menyiapkan langkah-langkah teknis untuk menjaga kestabilan ekosistem air. “Kita ingin masyarakat tetap tenang, karena pembangunan ini bukan hanya untuk kemajuan daerah, tetapi juga harus aman bagi kehidupan sekitar,” ucapnya penuh empati.


Bupati juga membawa kabar menggembirakan lainnya. Satu dari empat turbin utama PLTA Batang Toru direncanakan mulai beroperasi pada akhir Desember 2025. Jika seluruh unit aktif, proyek ini berpotensi menghasilkan bagi hasil sekitar Rp18 miliar per tahun untuk Kabupaten Tapanuli Selatan. “Mulai 2027, kita sudah bisa merasakan manfaat ekonominya. Ini bukan mimpi, tapi hasil kerja keras dan kolaborasi panjang,” kata Gus dengan nada optimistis.


Lebih dari sekadar proyek energi, kehadiran PLTA Batang Toru disebut akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di kawasan selatan Tapanuli. Kecamatan Muara Batang Toru memiliki dua kekuatan besar: PLTA dan sumber daya tambang emas PTAR. Dengan dua sektor unggulan ini, daerah tersebut diharapkan tumbuh menjadi pusat ekonomi hijau dan berdaya saing tinggi. “Tugas kita adalah memastikan semua pembangunan memberi manfaat bagi rakyat di sini,” ujar Gus menatap para jamaah.


Di tengah semangat pembangunan, Bupati tak lupa mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. PLTA Batang Toru, katanya, dirancang dengan memperhatikan keseimbangan alam dan keberadaan satwa langka seperti Pongo Tapanuliensis, orangutan khas Tapanuli. “Pembangunan harus membawa maslahat tanpa merusak ciptaan Allah. Karena kemajuan sejati adalah ketika manusia dan alam hidup berdampingan,” tutur Gus lirih namun tegas.


Kegiatan pengajian akbar itu menjadi lebih bermakna karena diwarnai dengan doa bersama agar proses operasional PLTA berjalan lancar dan membawa keberkahan. Camat Muara Batang Toru, Sonita Wardah, S7STP, bersama tokoh agama serta ratusan jamaah BKMT, turut mendoakan kemajuan daerah. Di sela lantunan zikir, wajah-wajah jamaah tampak sumringah—mereka menyadari bahwa pembangunan besar di kampung mereka bukan sekadar proyek, melainkan tanda harapan baru bagi generasi mendatang.(PS/BERMAWI)






Komentar Anda

Terkini: