POSKOTASUMATERA.COM – DAIRI – Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala didampingi Staf Ahli TP-PKK Kab. Dairi Ny. Sri Dewi Wahyu Sagala dan Kepala Dinas Perindagkop Fatimah Boang Manalu menghadiri dan membuka secara langsung kegiatan Pelatihan dan Pengembangan Diversifikasi Produk Tenun yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi, Rabu (12/11/2025).
Kegiatan ini
merupakan kerja sama antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)
Provinsi Sumatera Utara dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan
Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara, melalui dukungan Dana Bagi Hasil
Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.
Dalam
sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dekranasda dan
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas perhatian dan dukungannya bagi pelaku
usaha kecil di Kabupaten Dairi, khususnya para pengrajin tenun.
“Kegiatan ini
bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga menjadi momentum penting dalam
memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Kami berharap para peserta
dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berinovasi dan mengembangkan produk
tenun khas Dairi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas, "ucap Wakil
Bupati.
Lebih lanjut,
Wakil Bupati mengatakan bahwa Pemkab Dairi berkomitmen mendukung program
pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan promosi produk
lokal yang bernilai budaya tinggi.
Sementara
itu, perwakilan Dekranasda Provinsi Sumatera Utara, dalam sambutannya
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dekranasda untuk
meningkatkan keterampilan dan kreativitas pengrajin di seluruh kabupaten/kota
di Sumatera Utara.
“Melalui
pelatihan diversifikasi ini, kami ingin para pengrajin tenun mampu menciptakan
berbagai produk turunan seperti tas, pakaian, dan aksesoris modern, sehingga
produk tenun tradisional bisa lebih diminati generasi muda dan memiliki nilai
jual yang lebih tinggi,” ujar perwakilan Dekranasda Sumut.
Kegiatan yang
berlangsung dari 12 hingga 14 November 2025 ini diikuti oleh puluhan peserta
pengrajin tenun dari berbagai kecamatan di Kabupaten Dairi. Mereka mendapatkan
pelatihan tentang teknik pengembangan desain, kombinasi warna, serta inovasi
produk berbasis tenun lokal. Sebagai bentuk dukungan nyata, Wakil Bupati Dairi
juga menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan mesin jahit industri kepada
perwakilan peserta untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas hasil
karya.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan produk tenun khas Dairi dapat semakin berkembang,
dikenal luas, dan menjadi salah satu potensi unggulan daerah dalam mendukung
ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat. (PS/K.TUMANGGER).
